Advertisement
BPKH RI Punya Peran Penting Dalam Kemajuan Keuangan Syariah
Ketua Pengawas BPKH RI, Yuslam Fauzi (ketiga dari kiri) dan Muhammad Sulaiman Al Yasser (ketiga dari kanan) seusai penandatangan kerja sama dalam acara GIIF 2022 di Jakarta, Jumat (25/3/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Industri keuangan syariah memiliki prospek yang cerah. Dalam sepuluh tahun terakhir, aset pengelolaan keuangan syariah meningkat 300% di seluruh dunia.
Peningkatan ini bahkan dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sambutan acara Global Islamic Investment Forum (GIIF) 2022 di Jakarta.
Advertisement
"Indonesia memiliki potensi besar dalam ekonomi syariah dan halal. Pada 2024, diproyeksikan pangsa pasar di Indonesia mencapai 1,5 triliun dolar Amerika Serikat," kata Joko Widodo, Jumat (25/3).
Indonesia merupakan penduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, jemaah haji Indonesia juga yang terbesar. Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) sebagai pengelola dana haji memiliki peran kunci sebagai penggerak perubahan keuangan syariah.
"Melalui penempatan dana haji di bank syariah dan investasi baik di dalam dan luar negeri, perlu adanya upaya aktif untuk membangun dan menjadikan Indonesia sebagai hub investasi dan industri halal. Hal ini dilakukan dengan kolaborasi bersama entitas di dalam dan luar negeri, serta usaha kecil menengah dan pesantren dalam industri halal," katanya.
Joko Widodo berharap kerja sama yang nyata bisa mempercepat pemulihan ekonomi dunia, meningkatkan kualitas umat Islam, dan kesejahteraan umat. Hadir dalam pertemuan, President of Islamic Development Bank (IsDB), Muhammad Sulaiman Al Yasser, mengatakan, forum GIIS menjadi platform yang relevan dalam menginisiasi solusi penanganan keuangan syariah, utamanya di masa pandemi. Banyak sektor yang terdampak dengan pandemi, termasuk keuangan global.
IsDB terus berkomitmen dalam upaya pemulihan perekonomian dan keuangan. Hal ini dilakukan dengan berbagai program yang nilainya triliunan dolar Amerika Serikat di puluhan negara.
"IsDB mendukung perekonomian syariah, termasuk dalam program penyebaran pengetahuan dan pengadaan pelatihan. Capacity building untuk membangun keuangan syariah melalui pengembangan teknologi," kata Sulaiman.
Pola-pola pengelolaan uang dalam Islam seperti sedekah, zakat, dan lainnya juga bisa menjadi solusi pemulihan ekonomi saat ini. Dengan visi misi yang sejalan, maka IsDB bekerja sama dengan BPKH RI dalam beberapa program.
"BPKH RI mempunyai inisiasi untuk mencari solusi, begitupun IsDB mempunyai komitmen untuk bekerja sama dengan BPKH RI dan tim G20 Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PLN Jadwalkan Padam Listrik di DIY Rabu 4 Februari Mulai Pukul 10.00
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Siagakan Contraflow, Tol Jogja-Solo Jadi Andalan Mudik Lebaran 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Februari 2026, Ini Lokasinya
- Volatilitas Global Tinggi, Fundamental Aset Kripto Dinilai Tetap Solid
- Longsor Tambang Timah Pemali, Enam Pekerja Ditemukan Meninggal
- Kelurahan Bumijo Perkuat Pengolahan Sampah Lewat Biopori dan Ayam
- KA Bandara YIA Kembali Beroperasi, Ini Jadwal Lengkap Selasa
- Semeru Erupsi Pagi Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter
Advertisement
Advertisement



