Pendakian ke 4 Gunung Ditutup, Cuaca Ekstrem dan Pemulihan Jadi Alasan

Pemandangan Gunung Sindoro dan Sumbing terlihat dari kompleks Gunung Prau di Wonosobo, Jawa Tengah. - Harian Jogja/M136 - Daffa Najati
05 Januari 2022 13:47 WIB M136/Daffa Firdaus Najati News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya jalur pendakian di empat gunung di Indonesia yakni Sindoro, Gunung Prau, Gunung Rinjani, dan Gunung Gede Pangrango resmi ditutup di awal tahun ini.

Penutupan jalur pendakian dikarenakan kondisi cuaca ekstrem yang semakin memburuk sehingga dapat mengancam keselamatan pendaki, selain itu penutupan jalur juga bertujuan untuk pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian.

Gunung Sindoro via Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ditutup mulai Senin (3/1/2022) hingga informasi lebih lanjut.

Informasi tersebut secara tertulis dalam pengumuman No.01/SEK.A.GRSD/SE/PNT/I/2022 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Organisasi Gabungan Remaja Anak Sindoro (Grasindo), Ryan Indra Prayudha, Sabtu (1/1/2022).

“Dicatat tanggalnya, ya. Ini mempertimbangkan banyak hal dan resiko yang diampu oleh pengunjung dan pihak pengelola” bunyi tulisan caption akun Instagram @grasindo_indonesia. Selain cuaca ekstrem dan pemulihan jalur, penutupan jalur ini juga merupakan upaya menjaga serta memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan, satwa, dan ekosistem.

Seluruh jalur pendakian Gunung Prau, Jawa Tengah ditutup mulai 3 Januari-3 Maret 2022 dan calon pendaki dapat menjalani pendakian pada 4 Maret 2022. Informasi ini disampaikan akun Instagram @prau_mountain, Jumat (10/12/2022).

“Dari tahun ke tahun Gunung Prau tutup di awal tahun, selain untuk evaluasi dan konservasi, Januari cuaca juga biasanya sangat ekstrem” tulis akun @prau_mountain.

Seluruh Jalur
Pada akun Instagram @ranger_prau, kebijakan ini merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan Pengelola Pendakian Gunung Prau, Forum Komunikasi Gunung Prau Indonesia (FKPI).

Seluruh jalur pendakian Gunung Prau yang ditutup meliputi jalur Patak Banteng, jalur Dieng, jalur Ngelak, jalur Igirmranak, jalur Wates, jalur Kalilembu, dan jalur Dwarawati Dieng Kulon.

Di Rinjani, seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) meliputi jalur Senaru, Sembalun, Torean, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik resmi ditutup mulai 1 Januari-31 Maret 2022.

Berdasarkan surat pengumuman TNGR No.PG.17/T.39/TU/KSA/12/2021, disebutkan bahwa sedang terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi angin kencang, hujan lebat, serta banjir di Pulau Lombok.

Selain itu, dalam surat tersebut disebutkan juga penutupan jalur bertujuan untuk pemulihan ekosistem di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat menutup jalur pendakian sementara mulai 31 Desember 2021-31 Januari 2022. Informasi tersebut secara tertulis dalam Surat Edaran Kepala Balai Besar TNGGP Nomor: SE.1887/BBTNGGP/Tek.2/12/2021 tentang Penutupan Kegiatan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Berdasarkan surat tersebut, penutupan jalur ini merujuk pada kebijakan dan himbauan prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Citeko Bogor, BMKG terkait potensi cuaca ekstrem dan upaya pemulihan ekosistem kawasan khususnya sepanjang jalur pendakian.

Sesuai informasi yang telah diunggah akun Instagram @tn_pendakiangedepangrango, Rabu (29/12/2021), semua jalur ditutup meliputi jalur Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana.
“Mohon untuk jadi perhatian” tulis @tn_pendakiangedepangrango dalam caption akun instagramnya. (M136/Daffa Firdaus Najati)