Advertisement
Jelang Nataru 648.669 Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Lewat Tol
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi terpantau ramai lancar. - ANTARA
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. atau JSMR mencatat ada 648.669 kendaraan yang meninggal Jabotabek melalui jalan tol yang dikelolanya sepanjang 17–20 Desember 2021.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan bahwa angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Advertisement
“Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ini naik 8,1 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal periode November 2021 dengan total 600.107 kendaraan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/12/2021).
Dia menjelaskan, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, yaitu 304.665 kendaraan atau sebesar 47 persen menuju arah timur, yakni Trans-Jawa dan Bandung.
Lalu 195.197 kendaraan atau 30 persen menuju arah Barat ke Merak, dan 148.807 kendaraan atau sebesar 23 persen menuju arah Selatan ke Puncak.
Untuk arah timur, lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek mencapai 155.802 kendaraan, naik 14,3 persen dari lalu lintas normal.
Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang sebanyak 148.863 kendaraan, naik 10,5 persen dari kondisi normal.
“Total lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans-Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 304.665 kendaraan, naik 12,4 persen dari lalu lintas normal,” ucapnya.
Untuk arah barat, lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang–Merak mencapai 195.197 kendaraan, naik 1,8 persen dari lalu lintas normal.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 148.807 kendaraan, naik 8,4 persen dari kondisi normal.
Dalam kesempatan itu, Heru juga mengimbau pengguna jalan agar mencermati kondisi tersebut, dan mengantisipasi perjalanan yang akan dilakukan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Tren peningkatan lalu lintas meninggalkan Jabotabek yang mulai terjadi jelang Nataru ini perlu diantisipasi oleh pengguna jalan, terutama yang telah memiliki rencana untuk melakukan perjalanan pada periode akhir tahun,” ujarnya.
Dia pun menyarankan pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas terkini sebelum melakukan perjalanan melalui call center 24 Jam di nomor 14080 atau Mobile Apps Travoy untuk pengguna iOS dan Android.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Angin Kencang Landa Jogja dan Sekitarnya, BMKG: Dampak Siklon Luana
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Kejar Jambret di Sleman, Suami Korban Jadi Tersangka
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa DIY hingga 25 Januari
- Viral Video Bus Tergenang, Transjakarta Tegaskan Bukan Layanannya
- Depo di Jogja Tak Terima Sampah Organik, Bumijo Fokus Olah Mandiri
- Taspen Tegaskan Perlindungan Peserta Seusai Vonis Kasus Penipuan
- Tebing Labil Seusai Hujan, Batu Timpa Rumah Warga Bokoharjo Sleman
Advertisement
Advertisement



