Advertisement
Sandiaga: 11 Juta Orang Bakal Liburan saat Akhir Tahun
Ilustrasi traveling - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pariwisata di Indonesia diprediksi bakal bergeliat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan usai PPKM Level 3 dibatalkan, potensi meningkatkan pariwisata saat Nataru atau Natal dan Tahun Baru 2022.
Advertisement
Bahkan Menparakraf Sandiaga mengungkap survei Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), bahwa pejalan dalam negeri akan melonjak drastis.
"Tidak kurang dari 7,1 persen atau 11 juta orang Indonesia diperkirakan bakal melakukan perjalanan saat libur Nataru," ujar Sandiaga dalam konferensi pers, Weekly Press Briefing (WPB), Senin (20/12/2021).
BACA JUGA: Sosok Selebgram TE yang Terjerat Prostitusi Online Terungkap? Ini Versi Netizen
Hal ini juga tercermin dalam data Angkasa Pura atau AP II, yang menemukan per hari Minggu, 19 Desember 2021, terdapat 800 pergerakan pesawat (take off dan landing) di Bandara Soetta atau 65 persen dimana saat situasi normal terdapat 1.200 pergerakan pesawat.
Di Bali sendiri tercatat sudah ada 25 ribu orang yang datang baik dari darat maupun udara.
Melihat potensi perjalanan ini diprediksi akan meningkatkan kasus Covid-19, sehingga kata Sandiaga, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat dan maksimal.
Termasuk peningkatan prokes diterapkan melalui sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), untuk menjamin produk dan pelayanan sudah melalui proses pencegahan penularan Covid-19.
Sedangkan, sejak 2020 hingga 2021 ini, sudah ada 11.986 usaha pariwisata yang tersertifikasi CHSE. Dengan jumlah usaha hotel yang tersertifikasi sebanyak 3665 usaha dan pondok wisata sebanyak 1107 usaha.
"Untuk tahun 2021 ini, jumlah usaha pariwisata yang telah teraudit sebanyak 6.300 pelaku usaha dan 6.121 yang tersertifikasi. Proses sertifikasi ini terus berjalan dan ditingkatkan,” pungkas Menparekraf Sandiaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Massa Aksi Dipukul, LBH Jogja Siapkan Laporan Dugaan Kekerasan May Day
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Kericuhan May Day Bandung, Sejumlah Pelaku Diamankan
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
- Jamaah Haji RI Mulai Umrah Wajib di Masjidil Haram
Advertisement
Advertisement







