Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026: Pagi Hingga Malam dari Stasiun Palur
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.
Diskusi terkait vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun secara daring, Senin (20/12/2021). /Ist-KCPEN.
Harianjogja.com, JAKARTA--Pakar Imuniasi yang juga Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Profesor Sri Rezeki Hadinegoro menyatakan pentingnya anaka usia 6-11 diberikan vaksinasi Covid-19. Salah satu pertimbangannya agar anak tidak menularkan Covid-19 kepada lansia yang tergolong paling rentan.
Berdasarkan kasus sebelumnya jumlah anak usia 6-11 yang terinfeksi virus corona tergolong kecil dibandingkan usia dewasa. Selain itu gejalanya cenderung ringan, namun cukup berbahaya ketika menginfeksi anak dengan komorbis seperti asma dan diabetes.
BACA JUGA : Dinkes Gunungkidul Koordinasi Vaksin Covid-19 untuk Anak
Sri menegaskan meski gejala klinis Covid-19 pada anak cenderung ringan, namun bisa menularkan virus ke orang sekitarnya, terutama pada lansia yang belum mendapatkan vaksinasi. “Jadi vaksinasi pada anak ada keuntungan untuk diri sendiri dan orang lain. Apalagi anak-anak bersiap PTM, maka vaksinasi perlu dilakukan. Anak-anak ini harus imun supaya tidak tular-menular,” ujarnya dalam Dialog Produktif sebagaimana dirilis Bidang Media KPCPEN, Senin (20/12/2021).
Terkait lokasi vaksinasi, ia lebih menyarankan di sekolah sebagaimana program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) yang biasa dilaksanakan pada Oktober-November karena pertimbangan kondisi psikologis anak. Vaksinasi di sekolah suasananya sangat berbeda dengan di rumah sakit atau klinik. Akan tetapi sekolah harus menyediakan sarana emergensi seperti oksigen, infus serta guru UKS untuk mengantisipasi ada yang sakit.
“Kalau di sekolah anak-anak disuntik memungkinkan tidak menangis, anak akan malu jika menangis. Selain itu ada guru yang sudah dikenal, ayah ibunya bisa menunggu. Bisa diatur kedatangannya, sehingga tidak bergerombol,” ujarnya.
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan orang tua perlu memahami tujuan vaksinasi untuk mencegah masuknya virus. Banyak penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, harapannya dapat mencegah angka kematian. Vaksinasi anak dilakukan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit, juga sejumlah sentra vaksinasi termasuk sekolah.
“Justru diharapkan bisa dilakukan vaksinasi di sekolah, dalam hal ini Kemenkes bekerja sama dengan Kemendikbud. Serta dengan Kemenag, untuk sekolah berbasis keagamaan dan yayasan-yayasan,” ujarnya.
BACA JUGA : 26,5 Juta Anak Usia 6-11 Jadi Target Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi di sekolah bisa menghadirkan orang tua agar bisa menyaksikan. Nantinya anak-anak yang sudah divaksin bisa menjelaskan ke anak lain. “Demikian juga orang tua yang anaknya sudah divaksin, bisa berbagi dengan orang tua lain yang anaknya belum divaksin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 18 September 2026 di MPP, Simmade AMPTA, dan Satpas Polresta. Cek lokasi serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.