Advertisement
Omicron Lebih Cepat Menular dan Menyebar, Cengkeramannya Lebih Kuat
Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah penyebaran Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis (22/4/2021). - Antara/Reuters\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menurut sebuah penelitian dari University of Hong Kong, varian Omicron telah ditemukan menginfeksi 70 kali lebih cepat di dalam jaringan saluran pernapasan daripada Delta atau strain Covid asli .
Temuan ini yang menunjukkan bahwa varian ini memfasilitasi penyebaran dari orang ke orang. Tetapi di jaringan paru-paru, Omicron bereplikasi 10 kali lebih lambat daripada versi asli virus corona, yang mungkin berkontribusi pada penyakit yang tidak terlalu parah.
Advertisement
Temuan ini sedang dalam tinjauan sejawat untuk publikasi dan belum dirilis oleh tim peneliti.
Melansir gmanetwork.com, Jumat (17/12/2021), dalam rilis berita yang dikeluarkan oleh University of Hong Kong, pemimpin studi Michael Chan Chi-wai menekankan bahwa tingkat keparahan penyakit pada manusia tidak hanya ditentukan oleh replikasi virus saja, tetapi juga oleh respons imun setiap orang yang terinfeksi, yang terkadang dapat berkembang menjadi peradangan yang mengancam jiwa.
Dengan menginfeksi lebih banyak orang, Chan menuturkan virus yang sangat menular dapat menyebabkan penyakit dan kematian yang lebih parah, meskipun virus itu sendiri kurang patogen.
Baca juga: Pembukaan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Libatkan 500 Siswa SD
"Oleh karena itu, digabungkan dengan penelitian terbaru kami yang menunjukkan bahwa varian Omicron sebagain dapat lolos dari kekebalan dari vaksin dan infeksi masa lalu, ancaman keseluruhan dari varian Omicron kemungkinan akan sangat signifikan," jelasnya.
Varian Omicron Mencengkeram Sel Lebih Erat, Menahan Beberapa Antibodi
Menurut para peneliti, model struktural tentang bagaimana varian Omicron menempel pada sel dan antibodi menjelaskan perilakunya, dan akan membantu dalam merancang antibodi penetralisir.
Menggunakan model komputer dari protein lonjakan pada permukaan Omicron, mereka menganalisis interaksi molekuler yang terjadi ketika lonjakan itu mencapai protein permukaan sel yang disebut ACE2, pintu gerbang virus ke dalam sel.
Secara metaforis, Joseph Lubin dari Rutgers University di New Jersey mengatakan, virus asli berjabat tangan dengan ACE2, tetapi dia menggambarkan cengkraman Omicron lebih mirip pasangan yang berpegangan tangan dengan jari-jari mereka yang terjalin.
"Anatomi molekuler dari pegangan dapat membantu menjelaskan bagaimana mutasi Omicron bekerja sama untuk membantu menginfeksi sel," tambah Lubin.
Tim peneliti juga memodelkan lonjakan dengan berbagai kelas antibodi yang mencoba menyerangnya. Lubin menuturkan, antibodi menyerang dari sudut yang berbeda, seperti pertahanan tim sepak bola yang mungkin menjegal pembawa bola dengan satu orang menyambar dari belakang sementara yang lain dari depan.
Beberapa antibodi tampaknya akan terguncang sementara yang lain cenderung tetap efektif.
"Vaksin booster meningkatkan tingkat antibodi, menghasilkan lebih banyak pelindung yang mungkin mengkompensasi sampai batas tertentu untuk cengkraman antibodi individu yang lebih lemah," kata Lubin.
Temuan yang diposting pada Senin di situs bioRxiv yang belum ditinjau oleh rekan sejawat ini perlu diverifikasi, terutama dengan sampel dunia nyata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
Advertisement
Pemkot dan Polresta Jogja Perketat Pengamanan Libur Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 12 Maret 2026, Berangkat dari Stasiun Tugu
- Bupati Rejang Lebong Terima Suap Proyek PUPR Rp980 Juta Saat Ramadan
- Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 12 Maret, Berangkat dari Stasiun Palur
- Celios: Program Makan Bergizi Gratis Picu Inflasi Pangan
- Mobil Listrik Geely EX2 Resmi Mengaspal di Jogja, Ini Spesifikasinya
- Jadwal Imsakiyah Jogja Kamis 12 Maret 2026: Imsak 04.18 WIB
Advertisement
Advertisement








