Advertisement

Sejarah: Gunung Awu Sangihe Pernah Meletus 18 Kal,i Telan 5.301 Korban

Yustinus Andri DP
Senin, 13 Desember 2021 - 07:47 WIB
Sunartono
Sejarah: Gunung Awu Sangihe Pernah Meletus 18 Kal,i Telan 5.301 Korban Gunung Awu Kabupaten Sangihe naik ke level dua. (ANTARA / Jerusalem Mendalora).

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Gunung Awu di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang saat ini berstatus waspada (level II), rupanya pernah meletus 18 kali dan menelan 5.301 korban jiwa.

Sekadar informasi, status terbaru Gunung Awu itu diumumkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Minggu (12/12/2021).

"Informasi peningkatan aktivitas Gunung Awu dari normal menjadi waspada diterima dari Badan Geologi Kementerian ESDM Republik Indonesia," kata Kepala BPBD Sangihe Wandu Labesi, seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/12/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Adapun, seperti dikutip dari laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Gunung Awu merupakan gunung api strato yang secara administratif berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis gunung itu terletak pada 3.67o Lintang Utara dan 125.5o Bujur Timur. Puncak tertinggi G. Awu berada pada ketinggian 1320 m di atas permukaan laut.

Ditinjau dari sejarah, Gunung Awu tercatat telah mengalami 18 kali letusan dengan interval antar letusan berkisar 1-101 tahun.

Pada umumnya, erupsi Gunung Awu memiliki eksplosivitas relatif tinggi (VEI maksimum: IV dan VEI rata-rata: II).

Sementara itu, karakteristik erupsi Gunung Awu adalah magmatik eksplosif, efusif dan freatik. Selain itu, Gunung Awu juga tercatat sebagai gunung api di busur magmatik Sangihe-Sulawesi Utara yang letusannya paling banyak mengakibatkan korban jiwa yakni 5.301 orang.

Terakhir, erupsi di Gunung Awu  terjadi pada 2004. Namun demikian, hingga saat ini, Gunung Awu belum lagi mengalami erupsi. Adapun, erupsi pada 2004 tersebut menyisakan Kubah Lava yang tumbuh di dalam kawahnya

 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement