Vaksin Ketiga Pfizer Ampuh Lawan Omicron? Ini Kata Pakar

Seorang petugas medis memegang vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Careggi, Florence, italia, Minggu (27/12/2020). - Antara/Reuters
09 Desember 2021 23:57 WIB Rahmad Fauzan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin dosis ketiga atau booster Pfizer diklaim ampuh melawan varian Omicron 25 kali lebih tinggi dibandingkan vaksin biasa. Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik di tengah merebaknya kasus penularan varian Omicron di dunia.

dr. Adam Prabata menyebutkan booster vaksin Pfizer dapat meningkatkan kemampuan penetralisir antibodi terhadap antibodi terhadap varian Omicron.

"Press release terbaru dari Pfizer menyatakan bahwa booster vaksin Pfizer dapat meningkatkan kemampuan penetralisir antibodi terhadap antibodi terhadap varian Omicron," tulis Adam seperti dikutip dari Instagram @adamprabata, Kamis (9/12/2021).

Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan varian Omicron dapat menurunkan kemampuan penetralisir antibodi hingga beberapa kali lipat sehingga memunculkan kekhawatiran kemampuan vaksin.

Lebih jauh, dia mejelaskan perlindungan setelah booster vaksin Pfizer terhadap varian Omicron diduga sama kuatnya dengan 2 dosis vaksin terhadap varian awal.

Namun demikian, dua dosis pertama pertama diduga masih dapat melindungi diri dari Covid-19 berat yang disebabkan oleh varian Omicron. Sebab, 80 persen epitop dari protein spike yang bisa dikenali oleh sel T CD8+ tidak terpengaruh oleh mutasi pada varian baru tersebut.

BACA JUGA: Data 9 Desember 2021: Covid-19 DIY Bertambah 10 Kasus, Ini Detailnya

Produsen Pfizer-BioNTech mengeklaim vaksin dosis ketiga atau booster mampu melawan varian Omicron dalam uji laboratorium.
Temuan tersebut menjadi pertanda awal bahwa booster vaksin bisa menjadi kunci dalam melindungi tubuh manusia dari varian Omicron yang saat ini menjadi perhatian WHO.

Pfizer-BioNTech mengatakan dua dosis vaksin mereka menghasilkan antibodi penetralisasi yang jauh lebih rendah, tetapi masih dapat melindungi dari penyakit parah.

"Garis pertahanan pertama, dengan dua dosis vaksinasi, mungkin bisa ditembus [virus Omicron]. Tiga dosis vaksinasi diperlukan untuk mengembalikan perlindungan," kata Direktur Medis BioNTech Ozlem Tuereci seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/12/2021).

Lebih lanjut, pihak Pfizer-BioNTech menuturkan bahwa mereka bisa menyediakan vaksin khusus untuk melawan Omicron pada Maret 2022 jika diperlukan. Dengan demikian, kedua perusahaan itu menjadi produsen pertama vaksin Covid-19 yang merilis perkembangan kemanjuran vaksin mereka terhadap varian Omicron.

Dalam sampel darah yang diambil sekitar sebulan setelah dosis ketiga diberikan, varian Omicron dinetralisasi dengan efektivitas yang sama dengan dua dosis yang menghalau varian asli yang ditemukan di China.

Sumber : JIBI/Bisnis.com