Terlibat Kasus Haji Ilegal, 24 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi
Sebanyak 24 WNI masih menjalani proses hukum kasus haji ilegal di Arab Saudi. KJRI Jeddah memastikan pendampingan kekonsuleran terus diberikan.
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron/DW.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyebaran Covid-19 varian omicron dipandang bisa berdampak pada konsumsi dan iklim investasi.
Ekonom Center of Reform on Economics atau Core Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menuturkan bahwa jumlah negara yang melaporkan temuan varian Covid-19 Omicron terus bertambah. Pada Senin (6/12/2021) pemerintah menyatakan bahwa temuan varian baru itu sudah ada di 45 negara, termasuk sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara.
Menurut Rendy, berkaca dari catatan di Afrika Selatan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini sangat curam. Hal tersebut mengindikasikan bahwa varian omicron berpotensi mirip dengan varian delta dalam konteks penularan yang lebih cepat, meskipun terdapat potensi risiko kematian yang lebih rendah.
Meskipun begitu, perlu diingat bahwa perkembangan penelitian mengenai omicron sangat dinamis dan dampaknya terhadap suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kesiapan rumah sakit. Menurut Rendy, jika virus itu menyebar di Indonesia maka akan memengaruhi perekonomian.
Baca juga: Rentetan Awan Panas Merapi Terjadi pada Senin Sore, Ini Penyebabnya
"Tentu jika ini terjadi di dalam negeri akan berdampak pada proses pemulihan, belajar dari kasus delta yang dialami Indonesia pada Juli silam," ujar Rendy kepada Bisnis, Senin (6/12/2021).
Menurutnya, jika kasus meningkat, pemerintah tentu akan menaikkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kenaikan level PPKM itu akan mereduksi pergerakan atau aktivitas perekonomian, seperti yang terjadi pada Juli–Agustus 2021.
Rendy menjelaskan bahwa turunnya aktivitas ekonomi akan membuat permintaan barang melambat, sehingga konsumsi masyarakat berkurang. Bahkan, konsumsi dunia usaha atau sektor swasta pun dapat turut berkurang.
"Jika konsumsi swasta berkurang investasi juga berpeluang melambat. Inilah skenario yang terjadi jika penyebaran omnicron terjadi di dalam negeri," ujar Rendy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Sebanyak 24 WNI masih menjalani proses hukum kasus haji ilegal di Arab Saudi. KJRI Jeddah memastikan pendampingan kekonsuleran terus diberikan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.