Advertisement
Niryono, Bapak Randy Bagus Minta Maaf
Tangkapan layar Niryono, bapak dari Bripda Randy Bagus, polisi yang terlibat kasus bunuh diri Novia Widyasari. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA - Niryono, bapak Randy Bagus, polisi yang terlibat dalam bunuh diri Novia Widyasari, meminta maaf kepada publik.
Pria wiraswasta tersebut membagikan pernyataan ke publik melalui video pendek yang tersebar di berbagai platform media sosial. Berikut penuturan lengkapnya.
Advertisement
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatu.
Nama saya Niryono, bapak dari/orang tua dari Bripda Randy Harisasongko. Kami sekeluarga, sebagai orang tua mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik. Yang mana atas kejadian, berita, yang heboh di publik, pada hari ini [5/12] dan kemarin.
Saya memohon maaf sebesar-besarnya, dan saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya calon menantu saya Novia. Mudah-mudahan Novia diterima di sisi Allah Subahanallahu Wata'ala. Saya sangat kasihan dan prihatin.
Dan, saya ini Pak, bukan anggota dewan. Saya ini tengkulak gabah. Wiraswata saya ini. Gitu aja. Saya akhiri. Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakotuh.
Sebelumnya, Polri menindak tegas Randy Bagus, anggota Polri, yang terlibat kasus bunuh diri Novia Widyasari, mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur, melalui pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
"Tindak tegas baik sidang kode etik untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/12/2021).
Tidak hanya itu, kata Dedi, Randy Bagus juga akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.
Hal ini sesuai dengan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang tidak akan tembang pilih dalam menindak anggota Polri yang melakukan pelanggaran, terlebih pelanggaran berat seperti tindak pidana.
Polri melalui Polda Jawa Timur telah menahan dan memproses Bripda Randy Bagus yang diduga sengaja menyuruh Novia Widyasari untuk melakukan aborsi sebanyak dua kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Youtube dan Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Insiden Anjlok di Bumiayu, Kereta dari Jogja Putar Arah
- Pemkab Bantul Terapkan WFH bagi ASN Mulai Pekan Ini
- Dosen Diarahkan WFH Sehari, Kampus Diminta Atur Jadwal
- Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia untuk Kejuaraan Asia
- Pagi Panas Sore Hujan, BMKG: Tanda Peralihan Musim Dimulai
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
Advertisement
Advertisement







