Deru, Mapagama, dan Menwa UGM Bergerak ke Semeru

Disaster Response Unit (Deru) bersama Mapagama (Mahasiswa Pencinta Alam) UGM pada Minggu (5/12/2021) dini hari berangkat menuju lokasi bencana erupsi Semeru. - Istimewa
06 Desember 2021 01:37 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Disaster Response Unit (Deru) bersama Mapagama (Mahasiswa Pencinta Alam) UGM pada Minggu (5/12/2021) dini hari berangkat menuju lokasi bencana erupsi.

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Irfan Priyambada, mengatakan tim Deru dan Mapagama yang berangkat ini terdiri dari 7 orang, yaitu 3 orang dari Deru dan 4 orang dari Mapagama. Tujuan utama mereka di sana melakukan assessment dampak bencana dan potensi pendirian posko.

“Mereka berkoordinasi dengan Kepala Resort Pronojiwo TN Bromo Tengger Semeru,” papar Irfan, Minggu.

Tim pertama dari UGM saat ini telah  berada di kantor seksi pengelolaan TN Wilayah IV balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk melakukan koordinasi.

Selain Deru dan Mapagama, Minggu (5/12/2021) sore tim kedua dari UGM juga telah menyusul. Tim kedua ini berasal dari Menwa UGM yang membawa logistik bagi pengungsi terutama temporary shelter, terpal, selimut, tikar, dan lain sebagainya.

Penanganan darurat saat ini terus dilakukan usai kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu kemarin (4/12/2021). Informasi dari bnpb.go.id menyebut bahwa Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih meneruskan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang. Total ada 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. (*)

Sumber : Siaran Pers