Advertisement
Jenderal Dudung Sebut TNI Siap Bubarkan Reuni 212
Letjen TNI Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 17 November 2021 / Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan akan menurunkan personel TNI untuk membubarkan acara Reuni 212 yang akan digelar Kamis (2/12/2021) jika menimbulkan kericuhan.
Dudung menyatakan TNI berkomitmen untuk mengamankan rakyat dan berkolaborasi dengan Polri jika terjadi kericuhan.
Advertisement
“Oh turunlah TNI, pasti dengan Polisi. Kita selama ini berkolaborasi dengan mereka. Kenapa kita harus takut sama itu,” ungkap Dudung dalam program podcast Deddy Corbuzier di YouTube pada Selasa (30/11/2021).
Dudung juga menceritakan kembali momen saat menurunkan baliho ormas Front Pembela Islam (FPI) dan tokohnya Rizieq Shihab. Darahnya sampai mendidih mengetahui apa yang sudah mereka lakukan.
“Kemarin saya masuk Kodam Jaya. Saya lihat baliho [FPI dan Rizieq] bergelimpangan. Sudah gitu nada-nadanya seruan jihad, revolusi akhlak. Ada juga baliho disembah-sembah,” katanya.
Dudung menjelaskan, bahwa kemudian dia mempelajari apa yang sudah terjadi. Dia juga mengecek video-video sebelumnya yang telah dilakukan FPI dan Rizieq.
Dudung mengaku kaget dengan tayangan tersebut. Rizieq dianggap sangat berani mengatakan pimpinan Indonesia dengan ucapan-ucapan yang tidak bagus.
“Sebagai warga negara mengganti nama persiden kita dengan yang tidak benar. Mendidih darah saya. Panas,” tukasnya.
Terkait acara Reuni 212, sebelumnya panitia memutuskan menggelar acara kumpul-kumpul bukan di Jakarta, melainkan di Pesantren Azzikra, Gunung Sindur, Bogor. Pindahnya lokasi reuni dari Jakarta ke Bogor disebabkan Polda Metro Jaya belum memberi izin Reuni 212.
Izin belum diberikan lantaran pihak panitia belum dapat memenuhi persyaratan administrasi.
Terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta panitia Reuni PA 212 tetap memperhatikan jumlah peserta, meski sudah diputuskan untuk dilaksanakan di Pesantren Azzikra, Gunung Sindur, Bogor.
Dia mengimbau Panitia Reuni 212 menggelar acara kumpul-kumpul dengan tetap memperhatikan jumlah peserta, meski sudah diputuskan untuk dilaksanakan di Pesantren Azzikra, Gunung Sindur, Bogor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Hari Ini
- Bupati Tulungagung Pakai Surat Pernyataan Mundur untuk Peras Pejabat
- Daftar 10 OTT KPK 2026, Pejabat Daerah Berguguran
- Ruang Menteri Ikut Digeledah, Dody Mengaku Tak Tahu Kasusnya
- Pesawat Militer AS Lepas Landas dari Tel Aviv di Tengah Negosiasi Iran
Advertisement
Dua Seksi Tol Jogja-Bawen Dikebut untuk Kejar Operasional Tahun Ini
Advertisement
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Advertisement
Berita Populer
- Harga Plastik Naik, Momentum Kurangi Kantong Sekali Pakai
- Film Rumah Ketigaku Soroti Kerentanan Pekerja Migran
- Agar Kuat Tawaf dan Sai, Calon Haji Wajib Latihan Ini
- Banjir dan Pohon Tumbang Terjang Jogja Usai Hujan Lebat
- Google Disanksi, Komdigi Beri Waktu 7 Hari Patuhi Aturan Anak
- Innova Oleng Tabrak Truk di Jalan Jogja-Solo, Sopir Luka Parah
- Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik
Advertisement
Advertisement







