Advertisement
Arteria Dahlan Mau Maafkan Wanita yang Ngaku-ngaku Anak Jenderal jika...
Rabu, 24 November 2021 - 08:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Tangkapan layar - Seorang wanita mengaku anak jenderal bintang tiga cekcok dengan ibu kandung dari anggoat DPR Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @ahmadsaroni88
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan siap menempuh jalur rekonsiliasi dengan wanita yang memaki ibunya di Bandara Soekarno-Hatta, asal wanita itu meminta maaf.
Arteria menjelaskan, pihaknya selalu membuka diri untuk berdamai dengan wanita yang mengaku jadi anak jenderal TNI bintang tiga. Namun, menurutnya, wanita tersebut harus meminta maaf lebih dahulu kepada ibunya.
"Pintu kami kan selalu terbuka, tapi masalahnya ibu saya dilaporkan kasus pengancaman. Kalau mau, dia datang baik-baik dan minta maaf," tuturnya kepada Bisnis melalui sambungan telepon, Selasa (23/11/2021).
Menurut Arteria, jika wanita tersebut tidak memiliki itikad baik untuk meminta maaf kepada ibunya, dia memastikan akan meneruskan perkara tersebut di Polres Bandara Soekarno-Hatta.
"Datang ke sini dan minta maaf. Kalau tetap dia tidak merasa salah, biar proses hukum yang menentukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN, Disambut Dengan Penuh Optimisme
- Progres Program Prabowo di Gunungkidul, Sekolah Rakyat Terkendala
- AMDATARA Siap Dorong Transformasi Industri AMDK
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- Persija Kutuk Rasisme terhadap Allano Lima Usai Lawan Persib
- Program Strategis Nasional di Bantul Mulai Beroperasi
- Upah 40 Hari, Pemuda Nepal Berebut Jadi Polisi Pemilu
Advertisement
Advertisement





