Advertisement

Jokowi Desak PLN Alihkan 5.000 MW Listrik Batu Bara ke Energi Terbarukan

Rayful Mudassir
Sabtu, 20 November 2021 - 20:57 WIB
Bhekti Suryani
Jokowi Desak PLN Alihkan 5.000 MW Listrik Batu Bara ke Energi Terbarukan Energi terbarukan - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong PT PLN (Persero) menyiapkan target konkret transisi energi. Misalnya dengan membidik peralihan kapasitas listrik 5.000 megawatt (MW) dari batu bara ke energi terbarukan (EBT) pada 2022.

"Khusus untuk PLN bagaimana transisi energi ini bisa dilakukan. Ada target 2022 misalnya 5.000 MW harus digeser misal ke hidropower, bisa ke geothermal, bisa ke solar panel," katanya melalui kanal YouTube Setpres, Sabtu (20/11/2021).

Jokowi menyadari penggunaan atau peralihan energi dari fosil ke energi terbarukan memerlukan investasi yang tidak sedikit. Namun, masalah ini perlu diselesaikan oleh perusahaan setrum tersebut didukung bantuan internasional.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Dalam pertemuan G20 dan COP26, Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson hingga Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Jokowi menekankan adanya kontribusi untuk menekan energi terbarukan.

Negara maju sepakat mendorong penurunan emisi karbon di negara berkembang untuk menggelontorkan anggaran US$100 miliar per tahun. Namun, hingga kini realisasinya masih nihil.

Baca Juga: Ini Besar Biaya Kuliah Kedokteran di UNS

"Negara-negara gede jangan hanya bicara saja. Tapi ini problem gap [harga EBT dan fosil] ini siapa yang harus nanggung, siapa yang harus selesaikan. Kalau negara-negara berkembang gak mungkin."

"Nah mereka kelihatannya sudah mau. Jadi janji setiap tahun US$100 miliar dolar untuk seluruh dunia. Jangan yang memberikan bayangan angka tapi duitnya nggak nongol. Saya ngomong blak-blakan saja," terangnya.

Adapun Indonesia memasok target netral karbon atau net zero carbon pada 2060. Kebijakan ini diambil menyesuaikan dengan kebutuhan global untuk mengurangi dampak pengurangan iklim maupun pemanasan global. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ratusan Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Terima Beasiswa Pendamping PKH

Sleman
| Minggu, 25 September 2022, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement