Advertisement
Penggunaan Pembersih Udara di Kendaraan Online Mulai Dikampanyekan
Foto ilustrasi kendaraan online menggunakan Air Purifier atau pembersih udara. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Layanan transportasi online mulai mengkampanyekan penggunakan alat pembersih udara demi memberikan kenyamanan dan keamanan kesehatan penggunanya. Salah satunya dilakukan penyedia aplikasi terkemuka Grab yang memasang alat tersebut pada 250 unit kendaraan roda empat di Kota Jogja. Kampanye ini digelar melalui program GrabCar Protect dengan Air Purifier.
Kampanye itu melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi ternama di Indonesia yang bertujuan untuk menghadirkan kualitas udara dalam mobil yang lebih. Adapun secara keseluruhan pemasangan unit Air Purifier itu dilakukan pada 2.000 unit kendaraan GrabCar Premium.
Advertisement
“Kami menyadari bahwa pelanggan sangat mempertimbangkan aspek kebersihan dan higienitas unit kendaraan selama bepergian, sehingga kami melakukan pengadaan Air Purifier,” kata Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam rilisnya Senin (8/11/2021).
Kampanye itu dilakukan mulai Februari 2021 di Jakarta dan saat ini telah meluas ke sejumlah kota seperti Jogja, Solo, Semarang dan Bali. Di Jogja dilakukan mulai Agustus 2021 dengan memasang 250 unit Air Purifier atau pembersih udara kompak bertenaga USB dan berbentuk minimalis menyerupai gelas pada unit kendaraan.
Ia menambahkan pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan khususnya perilaku masyarakat dalam bepergian menggunakan transportasi umum maupun jasa kendaraan online terutama memperhatikan sisi kebersihan
"Tujuan kampanye ini untuk menciptakan ruang lingkup yang lebih aman, bersih, serta nyaman bagi para pelanggan kami khususnya di Jogja,” ujarnya.
Peluncuran kampanye itu bersamaan dengan program Back to Basic, sebuah inisiatif dari Grab untuk meningkatkan persepsi penumpang terhadap higienitas dengan memberikan seragam, tempat sampah dan peralatan kesehatan kepada driver pilihan.
“Kami memberikan pelatihan bagi driver untuk meningkatkan pelayanan selama berkendara. Untuk program Back to Basic diselenggarakan di kota Jogja dan Kendari, untuk kota-kota lainnya di waktu mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Hasil Sidang Disiplin, Mantan Kapolresta Sleman Diberi Sanksi Teguran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Komisi A DPRD DIY Dorong Reformasi Digital Layanan Publik
- Jukir Diserang Sajam di Jalan Godean, Pelaku Ditangkap
- Mahasiswa UNY Soroti Pelemahan Aktivis Lewat Mekanisme Administratif
- Calvin Verdonk Bantu Lille Lolos 16 Besar Liga Europa
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 27 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Jumat 27 Februari 2026
- Cuaca DIY Jumat 27 Februari 2026: Seluruh Wilayah Alami Hujan Ringan
Advertisement
Advertisement








