Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Tubagus Joddy/Instagram-@tubagusjoddy
Harianjogja.com, JAKARTA-Sopir mobil yang ditumpangi almarhum Vanessa Angel dan suaminya kini menjadi sorotan publik.
Ayah mertua Vanessa Angel, H Faisal nampaknya telah berubah pandangan soal sopir Tubagus Joddy yang menyebabkan tewasnya sang anak, Bibi Ardiansyah dan menantunya. Faisal kini meminta polisi untuk mengusut Joddy secara serius.
Padahal ketika diwawancarai seusai pemakaman, H Faisal mengaku tak memiliki masalah dengan Joddy dan tak mau menyalahkan sang sopir. Bahkan seusai kecelakaan, Faisal berkomunikasi dengan Joddy dan mepertanyakan kondisinya.
Tapi mungkin setelah mendapat informasi soal Joddy yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, Faisal pun berubah pikiran. Kini, ayah Bibi Ardiansyah itu meminta polisi mengusut tuntas soal kasus tabrakan ini.
"Saya ingin kasus ini dipelajari oleh polisi. Siapa sebenarnya yang salah. Apakah driver ada kesalahan, atau kelalaian. Saya ingin hal ini diungkap beritanya," kata Faisal, mengutip dari tayangan Trans TV, Sabtu (6/11/2021).
Bila memang Joddy sebagai sopir bersalah, ayah mertua Vanessa Angel ini Joddy diberi hukuman setimpal. Faisal pun mengaku tak terima anak serta menantunya menjadi korban dan harus kehilangan nyawa.
"Harus polisi mengungkap berita ini dan mempelajari. Kalau dia (sopir) bersalah, hukum, itu saja. Hati saya nggak terima, anak saya korban, korban atas kesalahan. Tapi ini hukum, yang membuktikan nanti hukum, dan Tuhan yang tahu," imbuh Faisal.
Menurut Faisal, kasus ini harus diungkap polisi dan pelaku diberi hukuman setimpal. Bila dibiarkan, ia khawatir akan terulang kedepannya.
"Kalau tidak dipelajari, kalau ini ada kelalaian sopir, saya takut suatu saat ada lagi driver-dreiver seperti driver anak saya ini. Tanpa memikirkan anak-anak, tanpa memikirkan majikannya," ucapnya.
Secara pribadi, H Faisal melihat kasus tabrakan maut ini memang ada kelalaian manusia. Apalagi melihat kerusakan mobil yang teramat parah.
"Tapi saya berpikir di sini ada kelalaian, karena hasil dari tabrakan ini, kerusakannya parah. Kalau kecepatannya nggak kuat, nggak terjadi seperti ini," tutur Faisal.
BACA JUGA: Viral Video Diduga Sopir Vanessa Angel Mondar-mandir Seusai kecelakaan
Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah mengalami kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur pada Kamsi (4/11/2021) siang. Mobil yang ditumpangi jenis Mitsubishi Pajero B 1264 BJU menabrak pembatas hingga terpelanting sejauh 30 meter. Diduga mobil melaju dengan kecepatan tinggi di atas 100 km/jam.
Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah tewas di tempat. Sementara sang anak, Gala Sky Ardiansyah mengalami luka serius di bagian mata kiri dan dahi. Begitu juga dengan sopir, Tubagus Joddy dan seorang pengasuh yang selamat dari kejadian nahas tersebut.
Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah dimakamkan di Taman Makam Islam Malaka di kawasan Pesanggrahan, Jakarat Selatan, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.