Ikut Vaksinasi Covid-19, Lansia di Magelang Dapat Hadiah Ayam

Sandi, warga Maliyan, Kalinegoro, Mertoyudan, Kabupaten Magelang mendapatkan ayam saat ikut vaksinasi Covid-19, Kamis (28/10/2021). - Ist/dokumen panitia
28 Oktober 2021 23:47 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG – Berbagai upaya dilakukan untuk menarik minat warga agar ikut vaksinasi Covid-19. Di Magelang, ada vaksinasi berhadiah ayam.

Vaksinasi Covid-19 ini digelar Pemerintah Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang bekerjasama dengan Polres Magelang dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang. Sasaran vaksinasi massal Covid-19 dosis pertama ini sebanyak 1.000 orang, dengan prioritas warga lanjut usia (lansia).

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kalinegoro, Yuyun Aimatussarifah menyebutkan dari 1.320 orang lansia di desanya, baru sekitar 27 persen yang telah menerima vaksin. Kendala lansia tidak tervaksin, mayoritas karena tidak memiliki kendaraan untuk menuju lokasi vaksinasi. “Lansia itu susah jalan, susah transportasi. Kalau mau dibonceng motor juga takut. Merasa kurang aman,” kata Yuyun, di sela kegiatan, di Balai Desa Kalinegoro, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Pemerintah Ancam Tutup Lab yang Pasang Mahal Tarif PCR

Ketua PWI Kabupaten Magelang, Bagyo Harsono mengatakan setelah mengetahui kondisi tersebut, PWI Kabupaten Magelang berinisiatif menyediakan transportasi kereta mini untuk antar-jemput calon penerima vaksin.

“Peran kami bersama teman-teman menyewa dua kereta mini. Harapan kami para warga terutama lansia yang tidak memiliki kendaraan dan terkendala transportasi itu bisa diantar jemput untuk mengikuti vaksin,” katanya.

Selain menyediakan transportasi kereta mini, PWI Kabupaten Magelang juga memberikan doorprize berupa ayam kampung untuk peserta vaksin tertua dan peserta yang tepat berulang tahun hari tersebut.

Baca juga: Ini Penyebab Tarif PCR Bisa Turun Jadi Rp275.000

Yuyun Aimatussarifah menambahkan bantuan menyediakan kereta mini dan hadiah ayam kampung untuk stimulus agar warga atusias mengikuti vaksin.

Sedikitnya jumlah lansia yang telah menerima vaksin juga karena kesulitan mendaftar pada aplikasi PeduliLindungi. Kebanyakan lansia gagap mengoperasikan telepon pintar dan tidak bisa mendaftar vaksin secara online.

Mengatasi hal tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) memberikan bantuan relawan yang betugas menginput data peserta vaksin pada aplikasi PeduliLindungi. “Jadi lansia datang kesini tinggal membawa fotocopy KTP, sudah bisa suntik asal lolos screening,” ujar Yuyun.

Jumlah capaian vaksin di Kabupaten Magelang hingga 27 Oktober 2021, mencapai 62,24 persen. Cakupan vaksin untuk lansia mencapai 47,55 persen untuk dosis I dan 32,18 persen untuk dosis II.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengungkapkan bahwa dalam rangka percepatan Vaksinasi Covid-19, Polres Magelang memprioritaskan warga lansia untuk mendapatkan layanan Vaksinasi.  "Kita prioritaskan warga  lansia untuk segera mendapatkan Vaksinasi , karena mereka rentan terserang Covid 19",  ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Polres Magelang  memberikan dukungan dengan menyediakan Vaksin dan tenaga kesehatan. "Kami melibatkan empat tenaga kesehatan dan Vaksin yang digunakan jenis Sinovac sejumlah 511 Vial", tandas Kapolres Magelang.

Kapolres menyebutkan warga yang berhasil disuntik vaksin sebanyak 1.022 orang, dan ada 78 orang yang gagal vaksin karena alasan medis. (Nina Atmasari)