Penjualan BYD di Indonesia Tembus 46.700 Unit hingga September 2026
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.
Ilustrasi barang bukti sabu-sabu/Antara-Jojon
Harianjogja.com, SEMARANG - Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu dan pil koplo ke dalam Lapas Kedungpane Semarang.
Dalam melakukan aksinya, pelaku menggunakan modus baru yaitu dengan cara memasukan barang terlarang itu ke dalam bola tenis dan dilemparkan ke dalam Lapas.
Kalapas Kedungpane Semarang Supriyanto mengatakan, terungkapnya kasus penyelundupan barang haram tersebut berawal saat petugas melakukan patroli di area antara tembok terluar dan blok hunian di dalam lapas.
"Ditemukan petugas yang sedang kontrol keliling di sekitar lapas," terangnya dikutip dari Antara, Senin (18/10/2021).
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas terkejut lantaran di dalam bola tenis itu berisi sabu-sabu dan pil koplo. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ngaliyan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Supriyanto menduga bola tenis tersebut sengaja digunakan agar lemparan ke dalam lapas bisa lebih jauh. "Namun, tetap tidak sampai dalam karena memang jaraknya terlalu jauh," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.
Gibran mengaku telah menyiapkan dokumen untuk membuktikan keaslian ijazahnya di PTUN sebelum gugatan Denny Indrayana dicabut.
Telkom meraih dua penghargaan dalam ALB Indonesia Law Awards dan In-House Counsel Summit & Awards 2026 atas keunggulan fungsi legal serta inovasi digital melalu
WNI bernama Taufiq Muhammad dilaporkan tewas dalam pertempuran pertama setelah direkrut menjadi tentara Rusia di Ukraina.
Polda DIY menyatakan 34 orang yang mendapat perlindungan saat kericuhan di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan dan dijemput keluarga.
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pelaku perusakan saat demonstrasi di Jogja diproses hukum dan mengingatkan massa tidak melakukan kekerasan.