Vaksinasi di Cupu Watu II Dapat Mempercepat Kegiatan Desa Wisata

Peserta vaksinasi melakukan pemeriksanaan kesehatan awal saat mengikuti vaksinasi di Cupu Watu II, Kalasan, Sleman, Minggu (17/10/2021). - Ist.
17 Oktober 2021 23:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Vaksinasi dosis kedua digelar di Pendopo Pedukuhan Cupuwatu II, Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (17/10/2021). Kegiatan vaksinasi tersebut diharapkan mempercepat aktivitas desa wisata di Cupwatu II yang merupakan bagian dari Desa Wisata Purwomartani.  

Dukuh Cupuwatu II Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman Kuncoro Eko Wibowo mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang digelar Daihatsu di pedukuhannya, saat ini sebanyak 90% warganya telah divaksin. Melalui vaksinasi ini sehingga warga kembali bersiap untuk melakukan percepatan kegiatan desa wisata terutama di pedukuhannya.

“Kami membangun wisata sejarah, karena ada potensi wisata di pedukuhan kami, seperti mata air peninggalan Belanda, ada bekas Candi. Kami akan membuka potensi wisata air selatan pedukuhan. Dengan adanya pandemi sempat tertunda, maka vaksinasi ini menjadi modal bagi kami untuk kembali berkegiatan di desa wisata,” katanya di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, Minggu (17/10/2021).

Ia menambahkan pada vaksinasi dosis kedua ini diikuti sesuai dengan jadwal warga yang mengikuti pada dosis pertama yaitu sekitar 1.000 orang. Namun panitia menyediakan vaksin lebih untuk memberikan layanan kepada warga yang vaksinasinya di tempat lain menggunakan merek serupa yaitu Sinovac.

Saat ini jumlah warga Pedukuhan Cupuwatu II yang sudah divaksinasi sebanyak 90%, sisanya 10% belum divaksin karena beragam penyebab namun rata-rata karena tidak memenuhi syarat saat akan menjalani vaksinasi. Seperti adanya tekanan darah tinggi hingga masih berstatus sebagai penyintas Covid-19 sehingga harus menunggu selama tiga bulan.

“Ini sangat mendorong kami untuk berkegiatan, respons masyarakat sangat besar, sehingga harapan kami CSR Daihatsu ke depan bisa terus bekerja sama dengan kami termasuk dalam kaitan desa wisata ini,” ucapnya.

HRD PT Astra Daihatsu Motor Yogyakarta Agus Alif Suroto menyatakan vaksinasi ini merupakan program CSR sekaligus untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat vaksinasi dengan segera tercipta herd immunity, sehingga perekonomian kembali pulih. Selain di Cupuwatu, Sleman, vaksinasi program serupa juga digelar di Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul dengan jumlah sekitar 6.000 sasaran.

“Sasaran kami kebetulan desa wisata, di Bantul Batik Giriloyo, KP Pantai Trisik kemudian Gunungkidul juga desa wisata di Gedangsari biar pariwisata juga bangkit. Masyarakat penggerak pariwisata juga terlindungi dengan vaksinasi,” ujarnya.

Selain kegiatan wisata, program vaksinasi ini diperuntukkan untuk masyarakat umum lainnya, seperti pelaku UMKM, pelajar, pegiat kreatif seni dan budaya serta komunitas. Program vaksinasi diharapkan memperkuat kekebalan masyarakat terhadap Covid-19, sehingga mampu mempercepat pemulihan perekonomian di DIY. “Partisipasi serta animo masyarakat sangat tinggi, ini membuktikan bahwa konsep vaksinasi keliling yang mendekatkan diri kepada masyarakat sangat efektif digelar,” katanya.