Advertisement
Mensos Risma Mengaku Siap Mundur Jika Tidak Mampu Jalankan Tugas
Menteri Sosial Tri Rismaharini (baju putih) saat memberikan keterangan pers terkait bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) di lobi gedung Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (7/4/2021). - Antara\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku telah menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dirinya siap mundur jika tidak mampu menjalankan tugas.
"Saya sudah sampaikan (ke) Pak Presiden. Kalau saya ini tidak mampu, saya akan sampaikan ke Pak Presiden, saya yang akan mundur," kata Risma dikutip melalui video Youtube Linjamsos Oke, Kamis (14/10/2021).
Advertisement
Pernyataan tersebut disampaikan Risma saat bertemu dengan sejumlah petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (13/10/2021).
Dalam video berdurasi 15.50 menit itu, Risma awalnya meminta para petugas pendamping PKH untuk bekerja secara profesional, amanah, dan tulus serta dirinya juga menyebutkan tidak bisa menambah gaji para petugas pendamping lantaran sudah ada ketentuannya.
Mantan Wali Kota Surabaya itu juga menceritakan pengalamannya sebagai Mensos yang harus pergi ke banyak daerah untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.
"Saya Minggu baru pulang. Senin hanya sehari di Jakarta, pergi lagi. Besok pulang, bukan ke Surabaya, ke Bangkalan. Saya harus menyiapkan itu. Tapi saya jalani, kalau saya nggak ikhlas nggak kuat fisik ini. Saya mohon ayolah teman-teman apa yang kita cari, kita syukuri apa yang kita miliki," ujar Risma.
Pada bagian akhir video, Risma meminta para pendamping PKH agar tidak main-main dalam bekerja karena tugas mereka menyangkut masyarakat miskin. Jika terbukti main-main, maka Risma tidak akan memberikan ampun. Hal yang sama, kata Risma, juga berlaku pada dirinya.
Sekadar informasi, Tri Rismaharini resmi dilantik menjadi Menteri Sosial pada 23 Desember 2020 yangmenggantikan rekan separtainya di PDIP, Juliari Peter Batubara yang tersangkut kasus korupsi bansos.
Sejak awal menjabat sebagai Mensos, aksi politisi PDIP ini berhasil mencuri perhatian publik. Mulai dari aksinya menyusuri Jakarta mencari gelandangan, mendatangi lokasi terjadi pemotongan bansos, hingga mengecek penyaluran bansos keliling Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
THR Gunungkidul Aman, Tak Ada Aduan Masuk hingga Posko Ditutup
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Dentuman di Langit Israel, Warga Terluka dan Bangunan Rusak
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
- Puasa Intermiten Sering Gagal Karena Ngemil Ini Solusinya
- Jelang EPA, PSS U19 Fokus Bangun Mental dan Kekompakan
- Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
- Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Advertisement







