Meta Didenda Rp16,7 Triliun, Kasus Adiksi Remaja di AS
Meta dikenai denda tambahan US$567 juta oleh pengadilan New Mexico terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja.
Teknisi melakukan pengecekan pada salah satu base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (27/1/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA - Perbankan bergerak (mobile banking) dan dompet digital sebenarnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi mahalnya harga tarif layanan telekomunikasi di daerah 3T. Syaratnya, pemangku kepentingan harus meningkatkan literasi digital masyarakat di 3T.
Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community (IDIEC) M. Tesar Sandikapura menilai pemanfaatan perbankan bergerak dan dompet digital dapat menjadi solusi untuk mengatasi mahalnya tarif layanan telekomunikasi - panggilan suara dan data - di desa-desa terpencil. Menurutnya, harga pulsa dan paket data di perbankan bergerak dan dompet digital di Papua Barat, dengan di Pulau Jawa sama.
BACA JUGA : Operator Seluler Enggan Hadir di Daerah Tertinggal
“Kalau beli pulsa di aplikasi sudah tidak ada perbedaan harga. Masalah literasi saja, ketika mereka paham menggunakan digital, tarif terasa lebih murah,” kata Tesar, Minggu (10/10/2021).
Senada, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menambahkan belum semua desa di daerah 3T terhubung dengan internet cepat.
Bahkan internet yang ada saat ini, kualitasnya masih tertinggal jauh dengan di Pulau Jawa dan perkotaan yang sebagian besar kecepatan internetnya bisa mencapai belasan atau puluhan Mbps. Adapun di daerah 3T maksimal kecepatan internet hanya 6 Mbps.
“Edukasi dan literasi masih minim, baik pemanfaatan internet dan perbankan,” kata Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Meta dikenai denda tambahan US$567 juta oleh pengadilan New Mexico terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.