Advertisement

Gubernur Gorontalo Tak Terima Pendamping PKH Dimarahi Menteri Risma dengan Kasar

Newswire
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Sunartono
Gubernur Gorontalo Tak Terima Pendamping PKH Dimarahi Menteri Risma dengan Kasar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. - Suara.com/Ria Rizki

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tersinggung setelah melihat aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini secara emosional dan menunjuk-nunjuk warganya saat berkunjung ke Gorontalo, Kamis, 30 September, 2021.

Aksi Mensos Risma emosi kepada warganya tersebut, sempat direkam dan akhirnya menjadi viral di berbagai media sosial.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Gubernur Rusli menilai, sikap Risma tidak patut dilakukan, karena memberikan contoh yang buruk bagaimana seorang pejabat negara bersikap.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang ibu menteri, sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” ujar Rusli dilansir situs resmi Pemprov Gorontalo, Jumat (1/10/2021).

Rusli juga mengingatkan politikus PDI itu untuk menjaga sikap di depan rakyat, terlebih saat berkunjung ke kampung orang. Menunjuk nunjuk dan memarahi seorang pendamping PKH dengan emosional membuat hati Rusli sedih.

“Pangkat, jabatan harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah ya dikoreksi, di depan umum lagi,” sambungnya.

Rusli juga mendapatkan informasi belakangan. Saat itu Mensos bersama pemerintah provinsi dan kabupaten kota sedang melakukan pemadanan data. Gubernur Rusli di saat bersamaan sedang mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ke Kabupaten Boalemo.

Salah satu pendamping PKH yang ditunjuk-tunjuk Risma menjelaskan ada warganya yang terdata tapi saldonya kini tidak pernah lagi terisi. Hal itu diduga membuat mantan Wali Kota Surabaya naik pitam.

Pendamping PKH itu menyampaikan kepada ibu menteri ada nama nama ini saldonya kosong karena informasinya sudah dicoret. Itu yang bikin naik darahnya,” jelas Rusli.

“Boleh lah emosi tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu pegawai saya meskipun dia pegawai rendahan tapi manusia juga. Saya alumni STKS, tahun 80-an sudah kenal menteri Nani Soedarsono, para Dirjen tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya enggak terima,” ketusnya. 

Gubernur Rusli juga meminta agar Presiden Jokowi mengevaluasi sikap Risma ysng dalam banyak kesempatan selalu emosional. Apalagi aksinya kadung viral dan buat heboh warga Gorontalo.

“Tolonglah, mumpung Pak Presiden juga bisa lihat di Youtube, di mana mana karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : okezone.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Jembatan Srandakan 3 Akan Menghubungkan JJLS di Selatan DIY

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Ingin Melancong Sendirian? Ini Daftar 15 Negara yang Aman bagi Solo Traveler Perempuan

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement