Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun, Termasuk Rendah di ASEAN
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono memberikan pernyataan resmi terkait penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten pada Sabtu (4/7/2026). ANTARA/Azmi Samsul M
Harianjogja.com, TANGERANG—Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, tidak dapat dilakukan secara cepat. Kondisi tumpukan sampah yang terbakar memiliki karakteristik mirip kebakaran lahan gambut, sehingga api tidak hanya muncul di permukaan, tetapi juga menyala di lapisan bawah.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, menjelaskan bahwa api yang tersembunyi di bawah timbunan sampah berpotensi terus menyala meski bagian atas terlihat padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman menjadi lebih kompleks dan membutuhkan strategi khusus.
“Karakteristiknya seperti kebakaran gambut. Di permukaan terlihat padam, tetapi di bawahnya masih ada api. Ini bisa terus terbakar dan berpotensi menimbulkan ledakan karena adanya gas metana (CH4),” ujarnya, Sabtu.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, KLH bersama tim gabungan mengerahkan teknologi thermal drone guna mendeteksi titik panas di area terdalam. Teknologi ini menggunakan kamera inframerah untuk memantau sumber api yang tidak terlihat secara kasat mata.
“Melalui drone, kami bisa melakukan analisis dan pemantauan secara berkala terhadap titik-titik api,” jelasnya.
Selain itu, dua unit mobile monitoring system juga diterjunkan untuk memantau kualitas udara di sekitar lokasi kebakaran. Alat ini mengukur kandungan polutan seperti sulfur dioksida (SO₂), nitrogen dioksida (NO₂), serta partikel halus PM1.0 dan PM2.5.
Diaz mengungkapkan, tingkat pencemaran udara sempat berada di level sangat berbahaya. Bahkan, indeks kualitas udara sempat menyentuh angka 1.000 sebelum akhirnya menunjukkan tren penurunan.
“Beberapa hari terakhir sempat sangat tinggi, tetapi kami melihat mulai menurun,” katanya.
Dalam upaya pemadaman, pemerintah juga melibatkan tim Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan yang berpengalaman menangani kebakaran lahan gambut. Sebanyak 30 personel diterjunkan dengan peralatan khusus bertekanan tinggi untuk menyuntikkan air langsung ke titik api di bawah permukaan.
Metode ini dinilai lebih efektif dibandingkan penyiraman dari atas yang tidak mampu menjangkau sumber api di lapisan dalam.
“Kalau hanya disiram dari atas kurang efektif. Karena itu diperlukan teknik inject agar air bisa mencapai titik api di bawah,” ujarnya.
Selain penanganan darat, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyiapkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mempercepat proses pemadaman.
Langkah ini diharapkan mampu membantu menurunkan intensitas kebakaran yang telah melanda area seluas sekitar 15 hektare tersebut.
“Operasi TMC sedang disiapkan bersama BNPB dan BMKG untuk mendukung pemadaman,” kata Diaz.
Pemerintah menegaskan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin dilakukan secara terpadu, menggabungkan teknologi, personel berpengalaman, serta strategi berbasis kondisi lapangan guna memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali meluas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
Cek jadwal DAMRI Bandara YIA Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima rute menuju Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima keberangkatan dari Jogja dan lima dari Kutoarjo.
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.