Advertisement
Ada Kode Khusus di Uang Rupiah bagi Penyandang Tunanetra
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mata uang rupiah memiliki tanda khusus bagi penyandang tunanetra, sehingga dapat dikenali.
“Uang rupiah juga memiliki blind code. Kode ini untuk memudahkan teman-teman kita yang tunanetra agar mereka tahu nilai uang yang sedang dipegangnya,” kata Tim Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Herman Kurniawan, di Balikpapan, Senin (13/9/2021) dikutip dari Antara.
Advertisement
Herman menjelaskan fitur-fitur pengaman uang rupiah yang dapat diketahui dengan dilihat, diraba, dan diterawang. Uang rupiah memiliki beberapa fitur pengaman seperti rectoverso atau gambar saling isi, latent image atau gambar tersembunyi, termasuk juga benang pengaman.
Kelas edukasi ini diharapkan meningkatan keterampilan berbicara para peserta yang kelak akan menjadi Duta Rupiah sehingga mampu mengedukasi masyarakat akan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan penjelasan yang gampang dipahami.
Pada kesempatan terpisah, Koordinator Project Sekolah Peduli Rupiah BI Balikpapan Mirnayanti Jayasari menjelaskan tentang Duta Rupiah.
Baca juga: Rekor! Pertama Setelah 4 Bulan, Kasus Harian Covid di DIY di Bawah 100
“Dalam kompetisi ini, peserta Duta Rupiah akan melakukan rangkaian edukasi kebanksentralan, program Cinta, Bangga, Paham Rupiah melalui virtual broadcasting, kampanye di media sosial, dan membuat poster,” kata Mirnayanti.
Selain itu, peserta akan menjalani penjurian melalui presentasi akhir dan post test yang akan dinilai tim juri.
Untuk itu, peserta diberikan pembekalan melalui serangkaian kelas edukasi kebanksentralan, edukasi cikur, latihan berbicara di depan umum, kelas menulis, dan kelas pembuat konten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
Advertisement
DPUPKP Bantul Alokasikan Rp65 Miliar untuk Jalan dan Jembatan 2026
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- JJLS Gunungkidul Mulai Dilirik Investor, Cold Storage Proyek Perdana
- Kasus Lula Lahfah, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
- Jadwal Bus KSPN Sinar Jaya dari Jogja ke Parangtritis dan Baron
- Top Ten News Harianjogja.com, Sabtu 24 Januari 2026
- DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang PP, Lewati Borobudur hingga Kota Lama
- Status Pekerjaan Fiktif Viral, Dukcapil Bantul Tegaskan Sistem Aman
- Gunungkidul Kembangkan Lele Koperasi untuk Makan Bergizi Gratis
Advertisement
Advertisement



