Advertisement
Epidemiolog Sebut Pembukaan Bioskop Jabodetabek Bisa Dilakukan
Dicky Budiman epidemiolog University Griffith. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menilai rencana pembukaan bioskop seiring pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM masih dapat dilakukan untuk kawasan Jabodetabek. Alasannya, kurva pandemi di kawasan aglomerasi itu memiliki kapasitas pemeriksaan yang relatif optimal.
“Kalau rencana ini dilakukan di Jabodetabek atau Jakarta saya kira ini masih bisa dilakukan uji coba. Kalau di daerah luar itu saya masih meragukan,” kata Dicky melalui pesan suara kepada Bisnis, Minggu (12/9/2021).
Advertisement
Dicky menyarankan pemerintah menerapkan sistem zonasi selama uji coba pembukaan bioskop tersebut. Artinya, setiap pengunjung bioskop ditetapkan secara terbatas yang berasal dari wilayah administrasi terkait.
“Kalau bioskopnya di Jakarta Selatan, penontonya juga harus berasal dari Jakarta Selatan, yang membeli tiket, registrasi mesti penduduk di Jakarta Selatan,” kata dia.
Sebelumnya, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin menyebutkan sudah ada beberapa persiapan yang dilakukan oleh pihaknya untuk menyambut sinyal pembukaan bioskop yang menguat akan dibuka pada 14 September 2021.
Beberapa persiapan di antaranya seperti persiapan penerapan protokol kesehatan di dalam ruangan bioskop, film-film yang ditayangkan, hingga pemenuhan regulasi untuk pengawasan seperti penyediaan medium barcode untuk aplikasi PeduliLindungi.
"Semuanya itu dikerjakan atas nama asosiasi dan bukan per bioskop," kata Djonny.
GPBSI, kata Djhonny, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memastikan persiapan industri film. Khususnya, agar bioskop bisa kembali beroperasi di tengah menurunnya level PPKM di beberapa kawasan di Indonesia.
Meski demikian, Djonny mengatakan keputusan dibukanya bioskop di 14 September 2021 masih dalam tahapan pembahasan di tingkat kementerian.
"Belum ada kepastian [buka tanggal 14 September], tapi kalau dilihat persentasenya ya 75 persen lah. Ada harapan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
Advertisement
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Minggu 25 Januari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Lengkap KRL Solo ke Jogja Minggu 25 Januari 2026, Cek di Sini
- Kemenag Tegaskan 17 Oktober 2026 Jadi Batas Wajib Halal Produk Strateg
- Pelatih PSS: Hasil Imbang Lawan Persipura Jadi Poin Penting
- Pelaku Industri Perikanan DIY Dilibatkan dalam Program MBG
- Cek Jam Berangkat KA Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini
Advertisement
Advertisement




