Seorang Pemuda di Ponorogo Diduga Membacok Neneknya dengan Cangkul hingga Meninggal

Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah korban pembunuhan di rumah Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Senin (6/9/2021). - Istimewa/Polres Ponorogo
07 September 2021 13:27 WIB JIBI News Share :

Harianjogja.com, PONOROGO — Tindakan sadis dilakukan seorang pemuda di Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Ia diduga membunuh neneknya. Sang nenek bernama Tuminah ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya, Senin (6/9/2021) sore.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, mengatakan pelaku yang diduga membunuh wanita berusia 75 tahun itu adalah Risky Putra Pratama, 22. Risky ini merupakan cucu korban dan sedang mengalami gangguan jiwa.

Jeifson mengatakan korban meninggal dunia setelah dibacok Risky menggunakan cangkul. Saat dipergoki, Risky masih memegang cangkul dengan kondisi berlumur darah.

Baca juga: Bantul Sudah Turun Level PPKM, Kapan Aktivitas Dilonggarkan?

“Aksi itu diketahui ibu pelaku, Lamirah. Saat itu, Lamirah mengetahui anaknya berada di samping korban,” kata dia.

Setelah melakukan pembacokan itu, pelaku kemudian keluar dari rumah dan membuang cangkul tersebut di samping rumah. Pelaku kemudian pergi meninggalkan rumah tersebut. Kemudian pelaku ditangkap dan dibawa ke Polsek Pulung.

Sebelumnya, ibu pelaku sempat meminta tolong kepada Winoto untuk mendatangi rumah korban. Hal ini karena gangguan jiwa pelaku sedang kambuh.

“Tetapi saat saksi Winoto mendatangi rumah korban malah diusir oleh pelaku,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan petugas, kondisi kepala korban mengalami luka yang cukup parah.

Sumber : Solopos.com