Tim Ekspedisi Energi Solopos Jelajahi Potensi Sumber Energi di Jawa Tengah

Pemberangkatan tim Ekspedisi Energi 2021 Solopos Media Group di halaman Kantor Solopos, Solo, Rabu (11/8/2021). - Solopos/M Khodiq Duhri
11 Agustus 2021 14:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO-Tim Ekspedisi Energi 2021 Solopos Media Group memulai penjelahan potensi sumber-sumber energi di Jawa Tengah, Rabu (11/8/2021) pagi. Penjelajahan rencananya berlangsung selama empat hari dan akan berakhir Sabtu (14/8/2021).

Tim ekspedisi diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, secara virtual, Rabu (11/8/2021). Sejumlah tamu hadir secara virtual seperti Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakoso, Sekretaris Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Taslim Z Yunus.

Kemudian juga Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko serta perwakilan berbagai pihak yang mendukung program Ekspedisi Energi 2021.

Tim ekspedisi terdiri dari lima orang dan menjelajah sejumlah daerah di Jawa Tengah. Rute penjelajahan diawali dari Solo dengan Blora sebagai tujuan pertama.

Berikutnya tim akan menuju ke Grobogan, Semarang, Batang, kawasan Dieng, dan Banjarnegara. Sumber energi yang akan dibedah dalam reportase ini antara lain energi minyak bumi, gas rawa, PLTS atap, energi panas bumi, dan energi air.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan literasi masyarakat ihwal energi menjadi penting terutama isu tentang energi terbarukan. Apalagi, tak selamanya kebutuhan energi mengandalkan sumber energi fosil yang kian berkurang.

Masyarakat Berpindah ke Energi Terbarukan

Lantaran hal itu, Ganjar mendukung Ekspedisi Energi 2021 yang digagas Solopos Media Group. “Maka ekspedisi ini menjadi bagus untuk berbagai hal. Energi alternatif apa saja? Nanti pelan-pelan masyarakat berpindah [menggunakan energi baru terbarukan],” kata Ganjar.

Presiden Direktur Solopos Media Group, Arif Budisusilo, menjelaskan jika mengikuti perkembangan terbaru, Presiden Joko Widodo, sudah memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk membuat roadmap new normal. Ketika new normal dijalankan, mobilitas kembali meningkat diringi kebutuhan energi yang lebih besar.

“Ekspedisi energi yang digagas Solopos Media Group ini ingin mengetahui sumber energi di Jawa Tengah di mana saja, pasokan seperti apa, dan kesiapan menopang ekonomi. Mudah-mudahan ekspedisi ini menjadi sumbangsih dan panduan untuk masyarakat sekaligus investor. Apalagi di Jawa Tengah banyak bermunculan kawasan industri baru seperti di Kendal dan Batang,” kata Arif dikutip dari Solopos-jaringan Harianjogja.com.

Arif juga mengatakan untuk menjaga keberlangsungan energi agar berkelanjutan, kelestarian lingkungan wajib dijaga. Lantaran hal itu, tim ekspedisi sekaligus membawa kampanye pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon. “Mudah-mudahan ekspedisi ini menjadi agenda tahunan,” tuturnya.

Jateng Magnet Bagi Investor

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, mengatakan Jawa Tengah saat ini menjadi magnet bagi investor. Banyak kemudahan akses bagi investor seperti fasilitas pendukung salag satunya penyediaan energi yang cukup.

“Saya menyambut baik reportase terkait potensi sumber energi di Jawa Tengah. Melalui program ini masyarakat mendapatkan informasi sumber energi terbarukan. Saya berharap tim ekspedisi memberikan gambaran ketersediaan energi yang mencukupi sebagai salah satu syarat kemajuan suatu daerah,” kata Teguh.

Ekspedisi Energi 2021 yang diadakan Solopos Media Group ini didukung Adaro Energy, Geo Dipa Energi, ExxonMobil Cepu Limited, SKK Migas. Kemudian Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), Pertamina, PLN, Pertamina EP, PGN, PGN Gagas, dan Nasmoco Jawa Tengah.

Sumber : Solopos.com