Pajar Ariyana ke Final Asian Games 2026, Hadapi Kanoa Igarashi
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. /Ist-Dok Polri
Harianjogja.com, JAKARTA- Izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021-2022 yang rencananya dimulai pada 27 Agustus 2021 masih berproses dengan melibatkan pihak terkait.
"Sementara ini [izin kompetisi Liga 1 2021-2022] masih dalam proses," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/8/2021).
Menurut Argo, dalam menerbitkan izin penyelenggaraan Liga 1 tersebut Polri melibatkan pihak lain, di antaranya Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Satgas COVID-19.
Koordinasi ini dibutuhkan karena situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, terlebih adanya kenaikan kasus positif harian di wilayah Jawa-Bali sehingga pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang menjadi tempat pelaksanaan kompetisi sepak bola Indonesia tersebut.
"Masih dalam proses, tentunya Polri kan harus melibatkan izin dari yang lain, dari Kemenpora, dari BNPB dan sebagainya," ujar Argo.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu pun berjanji akan memberikan keterangan pers secara khusus terkait izin Liga 1 tersebut dalam waktu dekat, bersama dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
"Untuk liga nanti akan memberikan konpers tersendiri. Nanti dengan Bapak Menpora, artinya nanti kami akan memberikan informasi kepada teman-teman kapan nanti akan kami berikan izin," ujar Argo.
Baca juga: Sempat Melandai, Covid-19 DIY Naik Lagi. Ini Datanya
Sejatinya izin Liga 1 dari Polri sudah diberikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali pada akhir Mei 2021 lalu.
Akan tetapi izin tersebut untuk Liga 1 yang dilaksanakan pada awal Juli 2021. Seperti diketahui, jadwal tersebut pada akhirnya ditunda sampai Agustus 2021 karena peningkatan kasus COVID-19, khususnya di Jawa dan Bali.
Sebelumnya, Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops Kapolri) Irjen Pol Iman Sugianto mengatakan izin Liga 1 menunggu rekomendasi dari Satgas COVID-19.
Menurut dia, apabila izin sudah disetujui oleh Satgas Covid-19, maka Polri tidak memiliki alasan untuk untuk menahan izin Liga 1 yang berlangsung di tengah pandemi.
"Polri prinsipnya menunggu konfirmasi Satgas Covid-19, karena harus ada rekomendasi. Yang kedua, terkait dengan wilayah ketempatan. Nanti Satgas COVID-19 merekomendasikan seperti apa. Kalau itu sudah oke, Polri tidak ada alasan untuk tidak membantu mengeluarkan (izin)," kata Imam, Rabu (4/8).
Menpora Zainudin Amali menyatakan bahwa Liga 1 dimulai 27 Agustus 2021.
Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 akan digelar mulai 27 Agustus 2021 hingga Maret 2022.
Format pelaksanaan Liga 1 2021-2022 tidak berubah dari rencana semula, yaitu digelar dalam enam seri dengan pertandingan berlangsung di tiga klaster wilayah Pulau Jawa.
Klaster pertama meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Klaster kedua yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lalu klaster ketiga di Jawa Timur.
Setelah kepastian Liga 1, berikutnya PSSI dan LIB akan menggulirkan Liga 2. Akan tetapi, waktu pelaksanaan dan teknis penyelenggaraannya akan dipastikan kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.