Advertisement
Kekuatan Militer Indonesia Peringkat 16 Dunia, Ungguli Israel dan Australia
Sejumlah alat utama sitem persenjataan (Alutsista) berupa kendaraan tempur milik Korps Marinir TNI AL ketika mengikuti tradisi pelepasan Komandan Korps Marinir (Dankormar) di Bumi Marinir Karangpilang Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/2). - Antara/M Risyal Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kekuatan militer Indonesia menduduki peringkat ke-16 dari 140 negara di dunia berdasarkan Laporan Global Fire Power 2021.
Bercokol di posisi ke-16 Indonesia berada di atas Israel yang berada di posisi ke-20. Indonesia menduduki posisi ke-16 dengan skor PowerIndex mencapai 0,2684.
Advertisement
Sementara itu, Israel yang duduk di peringkat ke-20 memiliki skor PowerIndex sebesar 0,3464 dan Australia berada di peringkat 19.
Indonesia tercatat memiliki total 1.080.000 personel militer, perinciannya 400.000 personel militer aktif, 400.000 personel cadangan dan 280.000 paramiliter.
GFP juga mencatat Indonesia memiliki sejumlah alutsista seperti 458 pesawat tempur, 1 kapal tanker, 188 helikopter, 332 tank, 5 kapal selam dan sejumlah armada militer lainnya.
Sementara itu, berdasarkan data GFP, pada posisi pertama ditempati oleh Amerika Serikat dengan skor 0,0718. Kemudian, disusul Rusia di posisi kedua dengan skor 0,0791.
China dan India masing-masing berada di posisi tiga dan empat dengan skor 0,0854 dan 0,1207. Kemudian, posisi ke-5 dan ke-6 diisi oleh Jepang dan Korea dengan masing-masing skor 0,1599 dan 0,1612.
Lalu, pada posisi ke-7 dan ke-8 ada Prancis dan Inggris yang masing-masing memiliki skor 0,1681 dan 0,1997.
Di posisi ke-9 dan ke-10 ada Brasil dan Pakistan dengan skor 0,2073 dan 0,2109.
Diketahui, peringkat Global Firepower disusun melalui lebih dari 50 faktor untuk skor PowerIndex ('PwrIndx') suatu negara. Faktor-faktronya di antaranya, kategori kekuatan militer dan keuangan hingga kemampuan logistik dan geografi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Stigma Sosial Masih Jadi Batu Sandungan Eliminasi Kusta di Sleman
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Sepeda Motor Terparkir di Rumah Warga Giwangan Dicuri
- Kurzawa Masuk Rombongan Persib ke Thailand, Siap Tempur di ACL Two
- Garudayaksa FC, Tim Milik Prabowo yang Jadi Pelabuhan Sementara Erwan
- YouTube Perluas Auto-Dubbing ke 27 Bahasa, Bisa Nonton Tanpa Subtitel
- Pembangunan Konservasi Burung di Purwosari Ditarget Selesai 2029
- 1,5 Juta API Key Bocor di Balik Platform AI Moltbook
- Terkait Fitnah Penelantaran Anak, Keluarga Denada Siap Jalur Hukum
Advertisement
Advertisement



