Cat Pesawat Kepresidenan Jadi Polemik, Ini Alasan Pesawat Diwarnai Putih

Penampakan pesawat Kepresidenan RI A-001 Boeing 737-8U3 - Bisnis.com/Feni Freycinetia
04 Agustus 2021 18:07 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Pengecatan Pesawat Kepresidenan menuai kritik dari banyak pihak. 

Bukan hanya soal biaya yang menurut beberapa politikus bisa dialihkan untuk penanganan Covid-19, penggantian warna pesawat yang semula bernuansa biru-putih menjadi merah-putih juga dinilai politis.

Terlepas dari motif atau alasan dibalik pemilihan warna untuk Pesawat Kepresidenan itu, banyak pesawat terbang tetap dicat putih sebagai salah satu warna dominannya.

Mengutip finavia.fi, ada empat alasan warna putih tetap digunakan sebagai warna dominan sebuah pesawat terbang.

  1. Memantulkan sinar matahari

Alasan utama pesawat dicat putih atau warna terang adalah untuk memantulkan sinar matahari, sedangkan warna lainnya akan menyerap sebagian besar cahaya. 

Hal sangat penting karena ketika sinar matahari diserap oleh pesawat terbang, akan memanaskan badan pesawat yang berpotensi menimbulkan kerusakan dari radiasi matahari baik saat pesawat terbang maupun juga saat diparkir di landasan pacu.

  1. Tidak luntur

Saat terbang di ketinggian, pesawat benar-benar terkena berbagai kondisi atmosfer. Pesawat berwarna cenderung memudar seiring waktu sehingga membutuhkan pengecatan ulang untuk mempertahankan daya tarik atau estetika. 

Selain fakta bahwa cat menambah bobot yang signifikan pada pesawat – yang berarti lebih banyak bahan bakar yang dibakar – pengecatan itu sendiri juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

  1. Tanda-tanda kerusakan lebih mudah dideteksi

Pesawat harus diperiksa secara rutin untuk mencari bentuk kerusakan permukaan seperti retak dan penyok.

Warna putih akan sangat memudahkan petugas dalam menemukan penyok, tumpahan minyak, dan cacat lainnya di badan pesawat. Dengan demikian, perbaikan bisa dilakukan lebih dini.

  1. Mengurangi serangan burung

Bird strike didefinisikan sebagai tabrakan antara burung dan pesawat terbang yang sedang terbang, lepas landas, mendarat, hingga penerbangan ketinggian rendah. 

Serangan burung sering terjadi dan dapat menjadi ancaman signifikan bagi keselamatan pesawat.

Eksterior putih dapat meningkatkan visibilitas pesawat dan berpotensi meningkatkan deteksi dan penghindaran oleh burung.

Sumber : JIBI/Bisnis.com