Advertisement
8 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 1 Sembuh dan 2 Meninggal
Ilustrasi - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Luar Negeri melaporkan penambahan delapan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang positif Covid-19, satu orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia.
Berdasarkan informasi Kemenlu pada pada Minggu (25/7/2021), sebanyak enam WNI terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berada dari Iran. Dua anak buah kapal (ABK) WNI juga dilaporkan positif.
Advertisement
Satu WNI dilaporkan telah sembuh dari Covid-19 berada di Aghanistan. Sementara itu, dua ABK WNI meninggal dunia.
Dengan demikian, total WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 5.444 orang, tersebar di 92 negara dengan 4.463 orang di antaranya telah sembuh, 218 meninggal, dan 763 orang masih dalam perawatan.
Adapun, tingkat kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri per hari ini menjadi 82 persen, sama dengan sehari sebelumnya.
Hingga saat ini, Singapura tercatat sebagai negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi, diikuti Qatar, Korea Selatan, dan Hong Kong (China).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
Pria di Sedayu Bantul Tewas Diserang Orang Bertopeng Saat Tidur
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- DIY Ajukan Dana Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan Provinsi
- Meksiko Serahkan Puluhan Anggota Kartel Narkoba ke AS Sejak 2025
- Perempuan Ditemukan Meninggal di Kasihan Bantul, Polisi Ungkap Fakta
- Ahli Gizi Sebut Pola Makan Tepat Bisa Perbaiki Hormon Wanita
- Bantul Dapat Kuota Sampah 700 Ton Seusai Penutupan TPA Piyungan
- OPINI: Beasiswa Negara dan Tanggung Jawab Kebangsaan
- Kasus Perceraian di PN Sleman Capai 1.483, Ekonomi Jadi Faktor Pemicu
Advertisement
Advertisement







