Pemerintah Beri Subsidi Upah Rp1 Juta bagi Pekerja yang Dirumahkan

Buruh pabrik garmen berjalan keluar pabrik di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/2/2017). - Antara/Yulius Satria Wijaya
22 Juli 2021 07:57 WIB Maria Elena News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -  Kementerian Keuangan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Ketenagakerjaan tengah mengkaji subsidi upah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan subsidi yang besarannya Rp1 juta akan diberikan bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan. Pembayaran akan dilakukan sekali.

"Kami sedang buat subsidi upah bagi pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja atau dirumahkan," papar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Rabu (21/7/2021).

Adapun, anggaran ini dimasukkan ke dalam program prakerja dan subsidi upah yang totalnya mencapai Rp30 triliun.

Baca juga: Sapa Aruh: Sultan Kerahkan APBD dan Danais untuk Bantuan Sosial

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa bantuan subsidi upah merupakan respons terhadap penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi dan daya beli pekerja atau buruh selama masa pandemi Covid-19.

“Nanti untuk subsidi upah ini, payung hukumnya akan kami buat dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan dimana kami mengusulkan bahwa bantuan pemerintah ini merupakan program stimulus yang telah kami koordinasikan dengan komite PEN, kementerian keuangan, dan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Perekonomian RI, Rabu (21/7/2021).

Namun, Ida mengatakan besaran subsidi upah ini adalah Rp500.000 per bulan selama dua bulan dan akan dibayarkan dalam sekali pembayaran.

Walhasil, para pekerja penerima bantuan akan menerima bantuan sebesar Rp1 juta.

Sumber : bisnis.com