Dito Ariotedjo Ungkap Raja Arab Saudi Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Antibodi/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Para ilmuwan telah menemukan antibodi yang dapat melawan berbagai varian SARS-CoV-2. Penemuan ini dapat membantu pencarian untuk mengembangkan perawatan dan vaksin yang luas.
Molekul kekebalan yang baru diidentifikasi meningkatkan harapan untuk vaksin melawan berbagai virus yang terkait dengan SARS-CoV-2.
Melansir Nature, Jumat (16/7/2021), Tyler Starr, seorang ahli biokimia di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, Washington, dan rekan penulisnya mulai menjelaskan masalah yang dihadapi perawatan antibodi untuk Covid-19: beberapa varian SARS-CoV-2 telah memperoleh mutasi yang memungkinkan virus lolos dari genggaman antibodi.
Para peneliti memeriksa 12 antibodi yang diisolasi oleh Vir Biotechnology, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, California, dari orang-orang yang telah terinfeksi SARS-CoV-2 atau kerabat dekatnya SARS-CoV. Antibodi tersebut menempel pada fragmen protein virus yang mengikat reseptor pada sel manusia. Banyak terapi antibodi untuk infeksi SARS-CoV-2 mengambil fragmen protein yang sama, yang disebut domain pengikatan reseptor.
Para peneliti menyusun daftar ribuan mutasi dalam domain pengikatan beberapa varian SARS-CoV-2. Mereka juga membuat katalog mutasi dalam domain pengikatan pada lusinan virus corona mirip SARS-CoV-2 yang termasuk dalam kelompok yang disebut sarbecovirus. Akhirnya, mereka menilai bagaimana semua mutasi ini memengaruhi kemampuan 12 antibodi untuk menempel pada domain pengikatan.
Satu antibodi, S2H97, menonjol karena kemampuannya untuk mematuhi domain pengikatan semua sarbecovirus yang diuji oleh para peneliti. S2H97, yang penulis sebut sebagai antibodi pan-sarbecovirus, mampu mencegah berbagai varian SARS-CoV-2 dan sarbecovirus lainnya menyebar di antara sel-sel yang tumbuh di laboratorium. Itu juga cukup kuat untuk melindungi hamster dari infeksi SARS-CoV-2. “Itu antibodi paling keren yang kami jelaskan,” kata Starr.
Pemeriksaan lebih dekat terhadap struktur molekul S2H97 mengungkapkan bahwa ia menargetkan wilayah yang sebelumnya tidak terlihat dan tersembunyi dengan baik pada domain pengikatan bagian yang terungkap hanya ketika domain muncul untuk mengikat reseptor sel. Starr mencatat bahwa molekul yang menargetkan wilayah domain pengikatan ini dapat menghasilkan perlindungan terhadap banyak virus, dan mungkin suatu hari nanti digunakan dalam vaksin pan-sarbecovirus.
11 antibodi lainnya dapat menargetkan berbagai virus, tetapi semakin efektif antibodi memblokir masuknya strain SARS-CoV-2 yang paling awal diketahui ke dalam sel, semakin kecil kisaran virus yang dapat diikatnya. Tim juga menemukan bahwa antibodi yang dapat menonaktifkan berbagai macam virus menargetkan bagian dari domain pengikatan yang cenderung tidak berubah saat virus berevolusi.
Ini adalah kabar baik bahwa tim telah mengidentifikasi antibodi yang dapat mengikat berbagai sarbecovirus, kata Arinjay Banerjee, ahli virologi di University of Saskatchewan di Saskatoon, Kanada. “Pertanyaan terbesar yang tersisa adalah, bagaimana dengan virus yang belum kita ketahui keberadaannya?"
Meskipun para ilmuwan tidak dapat menguji aktivitas antibodi terhadap virus yang tidak diketahui, Banerjee menambahkan, perawatan dan vaksin pan-sarbecovirus akan membantu mempersiapkan dunia untuk melawan virus corona berikutnya yang melompat dari satwa liar ke manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
DPUPKP Sleman memperingatkan ancaman krisis hunian 10-20 tahun mendatang dan mendorong pengembangan hunian vertikal bagi warga berpenghasilan rendah.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 18 September 2026 di MPP, Simmade AMPTA, dan Satpas Polresta. Cek lokasi serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri