Advertisement
Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2021 Dibuka, Cek Persyaratannya!
Beasiswa - ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA –Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membuka pendaftaran beasiswa unggulan pada hari Kamis, (1/7/2021).
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi merupakan beasiswa dalam negeri untuk jenjang Sarjana, Magister dan Doktoral. Beasiswa ini dapat diikuti oleh calon mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi ataupun mahasiswa yang telah melangsungkan perkuliahan maksimal semester dua.
Advertisement
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi (@puslapdik_dikbud), pendaftaran dibuka mulai 1 Juli sampai dengan 15 Agustus 2021. Bagi mahasiswa yang ingin mendaftar Beasiswa Unggulan dapat mendaftar melalui laman beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.
“Halo, Sobat Beasiswa Unggulan. Waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba! Karena Beasiswa Unggulan 2021 telah dibuka. Sobat Beasiswa Unggulan dapat mendaftarkan diri melalui laman beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id mulai tanggal 1 Juli 2021 – 15 Agustus 2021,” tulis @puslapdik_dikbud.
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi diberikan kepada:
1. Berprestasi tinggi internasional dan/atau nasional
2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa di segala bidang
Berikut persyaratan umum yang perlu diperhatikan pendaftar:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat internasional dan/atau nasional;
2. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
3. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain; dan
4. Diterima pada Perguruan Tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi B/sangat baik.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, program beasiswa unggulan ini ditujukan bagi mahasiswa jenjang S1 hingga S3, berikut persyaratan di tiap jenjangnya.
1. Beasiswa Program Sarjana
- Memiliki usia paling tinggi 22 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 23 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
- Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
- Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
- Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
- Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”;
- Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
2. Beasiswa Program Magister
- Memiliki usia paling tinggi 32 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
- Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi di dalam negeri;
- Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
- Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6,0; dan
- Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir/tesis;
- Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
- Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
- Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
3. Beasiswa Program Doktoral
- Berusia paling tinggi 40 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 41 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
- Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi di dalam negeri;
- Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
- Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6,0; dan
- Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).
- Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
- Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
- Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
Calon Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud wajib mempersiapkan berkas administrasi sebagai berikut:
1- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus Ongoing)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus Ongoing)
5. Ijazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi
Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul:
Bagi S1: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia",
Bagi S2: Hal yang sudah diperbuat untuk bangsa,
Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pasta Tak Selalu Bikin Gula Darah Melonjak, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
- Bus Damri Tanpa Dokumen Ditahan di Terminal Tirtonadi Solo
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- Lalu Lintas Melandai, Korlantas Hentikan One Way Nasional Rabu Sore
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement







