Dampak Klaster Hajatan di Srigading Bantul, Aktivitas Ratusan Warga Dibatasi

Ilustrasi. - Freepik
30 Juni 2021 10:37 WIB Jumali News Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Lebih dari 200 warga di dua RT, yakni RT 24 dan 25, di Ngunan-unan, Srigading, Sanden, harus menjalani isolasi mandiri dan dibatasi aktivitasnya. Hal ini dikarenakan sebanyak 70 warga di dua RT tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Jadi bukan lockdown. Hanya dibatasi saja aktivitas, untuk orang yang masuk dan keluar. Hanya yang mengurusi [isolasi dan tracing] yang bisa masuk dan keluar,” kata Dukuh Ngunan-Unan, Srigading, Sanden, Endartono, Rabu (30/6/2021).

Menurut Endartono, saat ini dirinya bersama dengan ratusan warga di RT 24 dan 25 dalam kondisi yang mulai membaik. Hal ini setelah dirinya bersama dengan ratusan warga di dua RT tersebut menjalani isolasi mandiri.

“Kebetulan saya juga sedang isolasi. Saat ini, kondisi kami mulai membaik. Tinggal meneruskan waktu isolasi saja, mungkin sepekan lagi selesai,” jelas Endartono.

Baca juga: Sempat Ditutup Sebentar, Tim Pemakaman BPBD Sleman Kembali & Makamkan 22 Jenazah

Lurah Srigading Prabawa Suganda mengatakan sejauh ini jumlah warga di RT 24 dan 25 yang terpapar Covid-19 saat mempersiapkan hajatan di rumah seorang warga masih sekitar 70 orang. Hingga Rabu (30/6/2021), Bowo-panggilan akrab Prabawa Suganda menyatakan belum ada tambahan informasi mengenai warga positif Covid-19 lainnya.

“Belum ada tambahan lagi,” kata Bowo.

Bowo mengungkapkan, 70 warga yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut adalah hasil dari pemeriksaan swab PCR massal, usai adanya beberapa warga di dua RT tersebut yang mengalami demam dan gejala mengarah ke Covid-19.

Bowo mengungkapkan, puluhan orang yang terkonfirmasi positif tersebut harus menjalani isolasi mandiri, setelah shelter desa yang berlokasi di Puskesmas Pembantu sudah penuh. Saat ini Satgas Covid-19 setempat tengah mengupayakan untuk menjadikan SMK Negeri 1 Kelautan Sanden sebagai shelter baru. Kapasitasnya diperkirakan bisa menampung sekitar 40 orang.

"Tracing masih berlanjut, kemarin kita ikutkan swab 20 orang. Hasilnya nanti nunggu dari Puskesmas Sanden," ujar Prabawa.