Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam 1 Gram Rp2,766 Juta
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.
Masyarakat harus bisa menyaring informasi dari tokoh masyarakat khususnya yang anticovid dan antivaksin./ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir gerah dengan perilaku beberapa tokoh publik anticovid dan antivaksin yang membuat masyarakat tidak percaya adanya virus Corona.
Haedar mengatakan banyak sekali tokoh masyarakat di daerah yang memberikan pernyataan menyesatkan. Hal tersebut telah menyebabkan pemburukan, yang berdampak pada peningkatan kasus Covid-19 dan lalainya menjalankan protokol kesehatan.
Dia mengatakan bahwa muncul teori konspirasi, muncul teori-teori politik bahwa Covid ini adalah buatan manusia. Ini bisa menciptakan berbagai hal, pembunuhan manusia secara masif.
“Bagi masyarakat awam, pandangan bisa dipahamkan. Yang paling repot itu mereka yang merasa tahu padahal sesungguhnya tidak tahu atau sok tahu,” ujar Haedar yang telah dilansir dari laman resmi muhammadiyah.or.id, Jumat (25/6/2021).
Haedar juga menyebutkan bahwa beberapa tokoh anticovid dan antivaksin tersebut menggunakan ilmu dan ayat-ayat suci Alquran yang tidak sesuai dengan isi ujaran sesat yang mereka umbar ke masyarakat.
“Bahkan ada yang ngutip-ngutip ilmu, agama, menggunakan ayat-ayat yang sejatinya juga tidak pas. ‘Kenapa sih takut Covid, takut itu kepada Allah, inna shalati wa nusuki wa maa yahya lillahi rabbil alamin’, menggunakan ayat tidak pas itu, tidak di situ tempatnya,” jelas Haedar.
Haedar berpendapat bahwa perilaku mereka sangat tidak bertanggung jawab. Dia juga berpesan agar lebih baik mereka yang berkeyakinan konspiratif dapat mengajukan data yang mereka punya ke pengadilan internasional.
Haedar juga menyayangkan sikap tokoh masyarakat anticovid dan antivaksin yang menuduh epidemiolog. Ada juga tokoh masyarakat yang menuduh epidemiolog sedang bersekongkol dengan ahli vaksin dunia untuk melakukan kejahatan.
“Masa ada ratusan bahkan ribuan yang ahli vaksin itu bersekutu untuk kejahatan, itu kan enggak mungkin. Di mana sih rasa tanggungjawab? Karena kalau terus-terusan dikembangkan pandangan anti Covid, anti vaksin itu masyarakat lengah, kemudian mereka yang kerja di rumah sakit tambah berat beban kerjanya dan itu kan tidak mustahil menciptakan disharmoni di kalangan masyarakat,” ucap Haedar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.
Timnas voli putri Indonesia melaju ke perempat final AVC Women's Continental 2026 setelah mengalahkan Australia 3-0 dan akan menghadapi Iran.
Apple merilis Mac mini M6 dan M5 Pro dengan peningkatan AI hingga 4 kali, CPU 40 persen lebih cepat, dan konektivitas Wi-Fi 7.
Sembilan hari jelang liga, kesiapan PSS Sleman mencapai 90%-95%. Pieter Huistra masih menyoroti fisik, taktik, bola mati, dan mental pemain.
Avengers Endgame Encore tayang di Indonesia mulai 25 September 2026 dengan materi tambahan 4 menit serta perubahan visual dan dialog
Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan tak langsung datang ke NTT usai gempa M7,7. Ia tak ingin pejabat daerah sibuk menjemput dan fokus warga terganggu.