Ganjar Pranowo Jelaskan Maksud Sowan Megawati: Ojo Dikaitke Karo Liyane!

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. - Ist/dok Humas Pemprov Jateng
24 Mei 2021 23:07 WIB JIBI News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bertemu dengan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Jumat (21/5/2021). Ganjar pun membeberkan maksud dan tujuan pertemuan tersebut.

Ia mengaku pertemuan dengan Megawati itu hanya sebatas silaturahmi dan halalbihalal. Bahkan Ganjar membantah jika pertemuan dengan Presiden ke-5 RI itu memiliki maksud dan tujuan politik tertentu.

“Hanya silaturahmi dan halalbihalal. Itu tok. Sambil saya kasih lukisan tentang keceriaan anak-anak. Bu Mega bilang ke saya pengin melihat masa depan anak-anak khususnya perempuan yang menatap Indonesia dengan mata berbinar-binar dan senyum lebar. Maka, jadilah lukisan itu. Kemudian saya antar dan sekalian halalbihalal,” jelas Ganjar saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Kaesang Temui Gibran di Kantor Wali Kota Solo, Ini yang Dibahas

Ganjar meminta pertemuannya dengan Megawati tidak dikaitkan dengan kabar yang menyebut dirinya tengah bersitegang dengan para elite PDIP.

Ojo dikaitke karo liyane. Wis tak nyambut gawe sik! [Jangan dikaitkan dengan hal lain. Sudah, saya mau kerja dulu!],” ujar Ganjar sambil masuk ke dalam ruang kerjanya.

Sebelumnya, banyak yang menduga pertemuan dengan Megawati sebagai upaya Ganjar melakukan lobi politik. Hal ini menyusul kabar perselisihannya dengan sejumlah elite partai berlambang kepala banteng itu.

Terlalu Berambisi

Ketegangan itu muncul setelah Ganjar tidak diundang dalam acara pengarahan kader PDIP oleh Ketua Bidang Keamanan dan Politik DPP PDIP, Puan Maharani, di Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Bahkan dalam acara itu, Puan juga menyindir kader PDIP yang jadi pimpinan tapi hanya mampu bekerja di media sosial, dan bukan di lapangan.

Baca juga: Profil Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng yang Dikabarkan Bakal Nyapres 2024

Selain Puan, hadir pula Ketua DPD PDIP Jateng yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP, Bambang “Pacul” Wuryanto. Bahkan Bambang "Pacul", menyatakan tidak sejalan dengan Ganjar karena dianggap terlalu berambisi maju sebagai capres pada Pilpres 2024. Hal itulah yang membuat Bambang Pacul tidak mengundang Ganjar dalam acara tersebut.

“Tidak diundang! [Ganjar] wis kemajon [kelewatan]. Yen kowe pinter, ojo keminter [kalau kamu pintar, jangan sok pintar],” ujar Bambang dalam keterangan resmi yang diterima Solopos.com, Minggu (23/5/2021).

Sumber : Solopos.com