Advertisement
Vaksinasi di Bali Paling Cepat di Seluruh Indonesia
Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Provinsi Bali menjadi salah satu wilayah dengan tingkat jangkauan vaksin tertinggi dan proses paling cepat di Indonesia. Pemerintah mengungkapkan hal ini sengaja dilakukan guna meningkatkan rasa aman untuk beraktivitas di destinasi wisata tersebut.
“Kalau melihat data Kemenkes, proses vaksinasi yang paling cepat dan paling tinggi adalah di Bali. Dan hal ini dilakukan bukan tidak disengaja. Namun memang disengaja oleh pemerintah. Mengapa paling tinggi supaya menimbulkan rasa percaya bahwa Bali adalah tempat yang aman dan masyarakat bisa berkunjung,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Odo Manuhutu dalam konferensi pers virtual, Sabtu (22/5/2021).
Advertisement
Odo mengatakan pemerintah menargetkan 2,8 juta penduduk Bali di atas 18 tahun bisa divaksinasi sampai Juli. Dengan demikian, saat program Work from Bali bergulir pada kuartal ketiga, pendatang yang berkunjung ke Pulau Dewata berada pada situasi yang lebih aman.
“Target pemerintah adalah 2,8 juta orang yang berusia di atas 18 tahun sudah tervaksinasi sampai Juli. Jadi ketika Work from Bali digelontorkan, sudah ada rasa aman,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Bisnis Arie Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo menyebutkan 8.671 pekerja di Nusa Dua, Bali telah menerima vaksin pertama. Sementara 1.541 pekerja langsung maupun tidak langsung sektor pariwisata di wilayah tersebut telah menerima vaksin kedua.
“Setidaknya ada 5.000 kamar hotel di Nusa Dua dan 7.500 tenaga kerja langsung sektor pariwisata di wilayah ini serta 10.000 tenaga kerja tidak langsung,” kata dia.
Arie menjelaskan bahwa Nusa Dua telah siap menerapkan protokol kesehatan dalam menghadapi kunjungan wisatawan. Sebanyak 29 hotel di Nusa Dua telah mengantongi sertifikat CHSE. Nusa Dua juga telah menjadi lokasi pilot project pariwisata new normal karena wilayahnya berada dalam satu otoritas pengawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
Advertisement
Siklon Tropis Narelle, BPBD Bantul Waspadai Petir dan Angin Kencang
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- 2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Jember, 1 Tewas dan 1 Hilang
- Erick Thohir Minta Skuad Garuda Fokus ke Bulgaria
Advertisement
Advertisement







