Advertisement

Menteri BUMN Tegaskan Vaksinasi Gotong Royong Tak Dikomersialkan

Rahmad Fauzan
Rabu, 19 Mei 2021 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Menteri BUMN Tegaskan Vaksinasi Gotong Royong Tak Dikomersialkan Menteri BUMN Erick Thohir - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah menegaskan tidak ada komersialisasi atas penetapan harga untuk vaksin program Vaksinasi Gotong Royong. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan penetapan harga vaksin untuk program Vaksinasi Gotong Royong dibuka secara transparan dan ditentukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Jangan dilihat seakan-akan pemerintah hadir untuk mencari keuntungan. Harga vaksin dibuka secara transparan dan ditentukan oleh BPKP. Di situ jelas ada harga jual yang terdiri atas harga pembelian dan harga distribusi," ujar Erick dalam acara bertajuk Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong untuk Bangkit Bersama, Rabu (19/5/2021).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Adapun, harga yang ditetapkan dalam KMK No. HK 01. 07/Menkes/4643/2021 tentang penetapan besaran harga pembelian vaksin produksi Sinopharm sudah dikonsultasikan dengan berbagai pihak.

Menurut KMK, harga pembelian vaksin merupakan harga tertinggi vaksin per dosis yang dibeli oleh badan hukum/badan usaha, sudah termasuk margin/keuntungan 20 persen dan biaya distribusi franco kabupaten/kota. Namun, tidak termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

Adapun, tarif maksimal pelayanan vaksinasi merupakan batas tertinggi atau tarif per dosis untuk pelayanan vaksinasi gotong royong yang dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat/swasta, sudah termasuk margin/keuntungan 15 persen, tidak termasuk pajak penghasilan (PPh).

Terkait dengan adanya perusahaan yang keberatan mengeluarkan biaya untuk menjadi peserta program sukarela Vaksinasi Gotong Royong, sambung Erick, pemerintah menyediakan program vaksinasi pemerintah sebagai opsi kedua.

"Jadi, kita tidak pernah memaksa UMKM untuk ikut program Vaksinasi Gotong Royong. Mengenai harga, sejak awal kami tidak berpikir melakukan komersialisasi," tegasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Muhammadiyah Jogja Expo II Diselenggarakan 6-9 Oktober, Menteri Akan Jadi Pemain Ketoprak

Jogja
| Senin, 26 September 2022, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement