BMKG Imbau Warga Flores Waspada, Gempa Susulan Diprediksi 3 Pekan
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. /Suara.com-Novian
Harianjogja.com, JAKARTA - Belakangan ini, paduan suara Asmaul Husna di Masjid Istiqlal sempat virla. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut produksi video paduan suara Asmaul Husna di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat itu bukan atas perintahnya.
Riza juga menyebut, Gubernur Anies Baswedan juga tak ada campur tangan dalam pembuatannya. Keduanya tak memberikan instruksi apapun kepada Jakarta Youth Choir (JYC) untuk membuat video.
"Bukan atas perintah gubernur maupun wakil gubernur sebagaimana pemberitaan yang beredar," ujar Riza melalui akun YouTube Pemprov DKI, Selasa (18/5/2021).
Dia menyebut, pembuatan video itu merupakan inisiatif dari lihak JYC sendiri yang berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (JXB). Namun setelah video rampung, diunggah juga di akun Instagram resmi Riza dan Pemprov DKI.
"Dengan usul kegiatan dan lokasi shooting berasal dari adik-adik kita dari Jakarta Youth Choir," jelasnya.
Tak lama setelah diunggah, banyak netizen yang mengomentari video itu. Akhirnya ia pribadi mengaku meminta agar konten tersebut dihapus.
Riza mengakui, bila video itu diunggah ke akun Instagram pribadinya bernama @ArizaPatria. Tapi tak lama postingan itu hilang dari Instagramnya karena dihapus.
"Video tersebur kemudian diposting oleh tim saya di akun instagram @ArizaPatria, dan saya minta untuk dihapus," katanya.
Karena itu, ia pun meminta maaf kepada umat islam yang merasa tersinggung dengan video tersebut. Politisi Gerindra ini menyebut tujuan JYC hanya untuk sekadar memeriahkan momen lebaran 1442 H.
"Tidak ada maksud apapun dari adik-adik kita di Jakarta Youth Choir, dalam membuat video tersebut, selain untuk menyemarakan kegembiraan suasana Lebaran dengan semangat Jakarta sebagai kota kolaborasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.