Khusus Jalan Tol Jawa, Kemenhub Sebar 21 Titik Rapid Test Antigen

Akses exit Bitung di Jalan Tol Jakarta - Tangerang kembali dibuka setelah sempat tergenang, Selasa (23/2/2021). - Jasa Marga
13 Mei 2021 23:17 WIB Rahmi Yati News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan sebanyak 21 titik atau lokasi untuk pemeriksaan Rapid Test Antigen bagi pengguna jalan tol yang akan kembali ke Jakarta pada saat arus balik Lebaran.

"Kalau untuk di jalan tol kami mengusulkan ada 21 titik untuk tempat pengetesan [Rapid Test Antigen] masyarakat yang menggunakan jalan tol," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Kamis (13/5/2021).

Lokasi pemeriksaan yang dimaksud adalah 13 titik di rest area mulai dari pintu tol Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Selain itu juga ada beberapa titik di gate tol yang akan disiapkan.

Jadi, kata dia, ada 13 titik di rest area dan lima titik di gate utama. Selanjutnya dari arah Merak, dia mengungkapkan pemeriksaan akan dilakukan di dua tempat di rest area Merak ke arah Jakarta.

"Jadi intinya masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bermotor roda 4 dari wilayah Banten lewat tol Merak-Jakarta termasuk dari Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Jakarta akan kita lakukan pengetesan baik di rest area atau pintu tol utama. Jumlahnya ada sekitar 21 titik," tutur Budi.

Sebelumnya dia menyebut pemeriksaan Rapid Test Antigen juga akan dilakukan terhadap pengendara sepeda motor. Untuk pengguna sepeda motor dari arah Jawa Tengah, Jawa Barat yang masuk ke Jakarta, lokasi pemeriksaan yang diusulkan adalah di sekitar Karawang di jembatan timbang Balonggandu, sebelah kiri.

Selanjutnya untuk di pos Tegalgubug, Susukan, Cirebon dari arah Palimanan ke arah Jatibarang, lokasi pemeriksaannya juga berada di sebelah kiri. Budi juga telah mengusulkan penambahan lokasi pengetesan dari wilayah Indramayu ke arah Jatibarang.

"Dengan demikian nanti masyarakat pengguna sepeda motor yang ke Jabodetabek dengan menggunakan jalan nasional itu akan kena [pemeriksaan] pada tiga titik yang saya sampaikan tadi," jelasnya.

Sementara itu Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan berdasarkan data dari survei yang telah dilakukan Kemenhub, lonjakan perjalanan pasca Lebaran diprediksi terjadi pada H+3 dan h+7 atau sekitar 16 Mei dan 20 Mei 2021.

"Tentu menghadapi hal tersebut kita harus melakukan beberapa hal yaitu meningkatkan random testing kepada para pengguna angkutan jalan baik itu roda dua maupun kendaraan pribadi yang nantinya tentu akan menggunakan berbagai akses jalan baik itu jalan tol, jalan arteri, maupun jalan kecil lain," tuturnya.

Sumber : Bisnis Indonesia