TNI dan Polisi Jaga Pusat Perbelanjaan selama Lebaran

Sejumlah warga bergantian memasuki pintu Blok B di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). Gubernur DKI Anies Baswedan mengakui adanya lonjakan pengunjung di pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut dari sekitar 35.000 pengunjung pada hari biasa menjadi sekitar 87.000 orang pada akhir pekan ini sehingga pihaknya menyiagakan sekitar 750 petugas untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 - Antara
11 Mei 2021 10:37 WIB JIBI News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya akan menempatkan personel di mal dan pusat perbelanjaan selama Lebaran atau perayaan Idulfitri 1442 Hijriah untuk mencegah kerumunan.

"Di pintu masuk mal akan dijaga petugas kepolisian, TNI, dan Pemda. Kita sistemnya buka tutup. Kalau sudah penuh tidak boleh ada yang masuk lagi. Tunggu yang keluar  sesuai aturan, bisa 20 persen, 30 persen, nanti bagaimana kebijakan dari pemerintah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (11/5/2021).

BACA JUGA : Masyarakat Dilarang Mudik, tetapi Tetap Diminta untuk Belanja

Yusri mengatakan mal dan pusat perbelanjaan akan dikawal personel gabungan karena rawan terjadi kerumunan selama perayaan Idulfitri.

Personel gabungan tersebut disiapkan sebagai antisipasi dan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik di dalam mal selama masa Lebaran.

"Karena ada peraturan PPKM skala mikro. Jangan jadi klaster. Karena setelah lebaran itu biasanya orang ramai datang ke mal," ujarnya.

Pengamanan tersebut disiapkan untuk mencegah terulangnya kejadian membeludaknya pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu 1 Mei lalu.

BACA JUGA : Belanja Online Diperkirakan Meningkat karena Masyarakat

Kejadian itu bahkan membuat terjadinya kerumunan tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman langsung menyambangi Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 2 Mei 2021.

Pemprov DKI Jakarta langsung melakukan perubahan jam operasional Pasar Tanah Abang, buka tutup pasar, rekayasa lalu lintas serta pembatasan jam operasional Stasiun Tanah Abang. Semua sebagai antisipasi agak membludaknya pengunjung pasar tidak terulang di periode libur Lebaran.