Advertisement
Gus Miftah Klarifikasi Soal Kehadirannya di Gereja
Gus Miftah memberikan komentar film Tilik di tepi pantai. - YouTube/Gus Miftah Official
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Gus Miftah akhirnya menanggapi kabar tentang kehadirannya di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara yang membuat heboh belakangan ini.
Pimpinan Pesantren Ora Aji, Sleman, ini mengatakan dirinya berada di sana atas undangan terkait peresmian gereja tersebut.
Advertisement
"Terkait viral kehadiran saya di Gereja GBI Penjaringan, Itu acara peresmian Gereja bersama Gubernur DKI Jakarta," kata Gus Miftah saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2021).
"Kapasitas saya bukan datang sendiri tapi karena ada undangan dari pihak gereja melalui sahabat saya," ujarnya lagi.
Baca juga: Bill Gates Bagi Harta Gono-Gini, Melinda Gates Jadi Miliarder Baru Dunia
Kahadiran Gus Miftah di sana menimbulkan pro dan kontra. Sebagian menilai dia telah kafir alias keluar dari agama Islam karena masuk tempat ibadah agama lain.
Menanggapi hal itu, Gus Miftah punya pembelaan. Menurut dia, banyak ulama terdahulu yang juga masuk gereja.
"Yang saya lakukan hanya sekedar mencontoh tapi kenyataannya kenapa yang viral ini," kata Gus Miftah.
"Kebangetan lah dengan segala komentarnya bahkan trending nomor satu di twitter dan beberapa media," ujarnya lagi.
Baca juga: 10.000 Murid di Korea Utara Serahkan Diri ke Polisi Setelah Nonton Drakor
Gus Miftah meyakini bahwa seorang muslim masuk ke tempat ibadah lain tak akan merusak imannya. Tak asal berpendapat, dia punya beberapa rujukan.
"Itu perspektif publik. Toh hukum masuk gereja sendiri saya pahami dari beberapa rujukan memang berbeda pendapat. Saya kemudian bisa memahami yang menolak kehadiran saya katanya itu haram, miftah kafir," kata Gus Miftah.
"Saya punya guru yang mensupport bahwa itu yang saya lakukan benar. Saya menghormati kelompok yang kontra dengan saya. Tapi dengan segala hormat, saya bisa sampaikan saya punya banyak guru yang mendukung apa yang saya lakukan," kata Gus Miftah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi
- Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat 23 Januari 2026, Berhenti di 13 Stasiun
- Persija Hadapi Tantangan Berat Awali Putaran Kedua Liga Super
- Volkswagen Kudeta Tesla, Jadi Raja Penjualan Mobil Listrik Eropa 2025
- Pulau Jawa Dominasi Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp9,1 T
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 23 Januari 2026
- SIM Keliling Polda DIY Hadir Jumat Ini, Catat Lokasinya
Advertisement
Advertisement




