Advertisement
Setelah Insiden KRI Nanggala, Panglima TNI Akui Alutsista Perlu Dievaluasi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat bersiap memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI 2021 di Mabes TNI, Jakarta, Selasa (16/2/2021). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 menjadi momentum untuk mengevaluasi kondisi alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI.
Hal itu disampaikan Panglima TNI saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Kamis (6/5/2021) untuk membahas mengenai insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402 di Perairan Bali.
Advertisement
“Saat ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi tentang kondisi alutsista TNI khususnya kapal selam yang dimiliki TNI AL dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk melanjutkan modernisasi kapal selam,” kata Panglima, Kamis (6/5/2021).
Panglima TNI menjelaskan bahwa peristiwa 21 April 2021 tersebut tidak hanya menghilangkan alutsista strategis TNI, akan tetapi juga merenggut nyawa 53 prajurit terbaik kapal selam.
Menurutnya, pemerintah telah memberikan penghargaan atas pengabdian kepada prajurit tersebut dengan memberikan kenaikan pangkat 1 tingkat lebih tinggi disertai dengan tanda jasa bintang Jalasena.
Selain itu, pemerintah turut memberikan beasiswa kepada seluruh putra putri prajurit sampai tingkat Strata-1. Seluruh hak waris juga telah diberikan kepada keluarga prajurit.
“Kami sampaikan juga bahwa prajurit yang gugur di Papua dalam melaksanakan operasi juga mendapatkan hak yang sama. Termasuk perumahan dan pendidikan bagi putranya sampai jenjang S-1,” terangnya.
Dia menuturkan bahwa tenggalamnya KRI Nanggala menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Apalagi bagi prajurit kapal selam, mereka ditugaskan menghadapi musuh serta harus menghadapi kondisi alam di bawah laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 28 Februari 2026, Lokasi dan Jam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- German Open 2026: Tiwi/Fadia dan Gloria Tembus Perempat Final
- Stuttgart ke 16 Besar Liga Europa Meski Kalah
- Google Maps Siapkan Fitur AI Nano Banana
- Drama Playoff Liga Europa, 8 Tim Lolos
- Saldo Terancam? Ini 11 Tips Aman M-Banking dari OJK
- MotoGP Thailand 2026 Resmi Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya
- Nissan Versa 2026 Debut, Laris di Meksiko Meski Setop di AS
Advertisement
Advertisement








