Diunduh 6,6 Juta Kali, Aplikasi Pulse Memudahkan Pemeriksaan Kesehatan

Prudential memperkenalkan Pulse by Prudential, aplikasi baru khusus untuk cek kesehatan, di The Westin. - Bisnis.com
25 April 2021 06:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah aplikasi Pulse diluncurkan dengan Bergama fitur untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat. Aplikasi yang diluncurkan oleh Prudential Indonesia ini telah diunduh 6,6 juta pengguna android.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia menjelaskan pada 2020 laba setelah pajak tergolong stabil di angka Rp4,7 triliun dan juga mencatat tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan yang kuat yaitu 549%. Ia merangkum 2020 ke dalam dua kata yaitu, inovasi perlindungan dan inovasi untuk delighting customers. Seluruh inovasi yang dihadirkan merupakan wujud dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian dalam hidup.

“Pada akhirnya, kami mampu mencatat hasil bisnis yang stabil dan terus membangun posisi finansial yang memungkinkan kami tetap tangguh menghadapi tantangan tahun lalu," jelasnya, Sabtu (24/4/2021).

Ia menambahkan dalam hal perlindungan sebelum pandemi Covid-19 merebak, Prudential menjadi perusahaan asuransi jiwa pertama di Indonesia yang menyediakan santunan tunai tambahan jika nasabah terkonfirmasi positif Covid-19. Pada 2021, inovasi terus berlanjut dengan meluncurkan inisiatif program santunan rawat inap pascavaksinasi dan menyediakan sentra vaksinasi Covid-19.

“Terbaru, kami aplikasi Pulse by Prudential atau Pulse yang diluncurkan pada Februari 2020 untuk membantu masyarakat Indonesia mengelola kesehatan dan kesejahteraan mereka,” katanya.

Menurutnya pulse telah diunduh lebih dari 6,6 juta kali dan dimanfaatkan pengguna untuk mencegah penyakit agar tetap sehat serta menunda penyakit semakin memburuk melalui beberapa fitur. Adapun fitur yang disediakan terdiri atas pemeriksaan kesehatan hingga paket berlangganan yang memberikan akses bagi pengguna untuk mengelola kesehatan secara menyeluruh. Karena dibantu dengan teknologi Artificial intelligence (AI).

“Selain itu ada kemudahan mendapatkan asuransi digital yang menawarkan manfaat dasar meninggal dunia dan beragam manfaat pilihan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan; hingga mengakses berbagai informasi terkait gaya hidup halal melalui PRUShalira,” katanya.

Ia mengklaim fasilitas itu memungkinkan akselerasi transformasi digital yang diwujudkan melalui sistem pemasaran tatap muka virtual, PRUCekatan, didukung oleh lebih dari 243.000 tenaga pemasar profesional berlisensi terbesar di industri asuransi jiwa Indonesia.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia