WNA Australia Dicegah ke Brisbane Usai Teridentifikasi Kasus Asusila
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi pada Selasa (13/4/2021) malam dengan titik pusat 135 km arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara.
Seturut peta guncangan yang diunggah laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa yang terjadi pukul 22.47 WIB itu berpusat di laut dengan kedalaman 10 km dengan titik 0,71 lintang utara dan 126,10 bujur timur.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, tetapi warga diimbau berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.
Menurut BMKG, gempa tersebut turut dirasakan dengan skala guncangan lemah atau tingkat II di Bitung, Manado dan Kotamobagu.
Ini menjadi gempa dengan kekuatan di atas 5 magnitudo yang ketiga kalinya terjadi di Sulut sejak April. Pada 1 April lalu, gempa berkekuatan 5,5 magnitudo terjadi di 61 km barat daya Melonguane, sedangkan pada Sabtu (10/4/2021), gempa berkekuatan 6,0 magnitudo terjadi di 94 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe.
#Gempa Mag:5.2, 13-Apr-21 22:47:31 WIB, Lok:0.71 LU, 126.10 BT (Pusat gempa berada di laut 135 km Tenggara Bitung), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Bitung, II Manado, II Kotamobagu #BMKG pic.twitter.com/KLG2vDz3OC
— BMKG (@infoBMKG) April 13, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
ATR/BPN menyiapkan PTSL dan sertifikasi lintas sektoral untuk mendukung target 3 juta rumah MBR pada 2026-2027.
Islamic Relief Indonesia melanjutkan respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/202
Banjir bandang menerjang perbatasan Nepal-Tibet, menewaskan 157 orang dan membuat lebih dari 400 orang hilang, termasuk ratusan wisatawan asing.
Polresta Tangerang mengerahkan 200 personel gabungan untuk patroli dan penyekatan massa yang hendak menuju Jakarta untuk aksi di Gedung DPR RI.