Patung di Batu Secret Zoo Rusak Akibat Gempa

Kondisi patung gorila di salh satu wahana wisata Batu Secret Zoo, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) - ANTARA/HO-BPBD Kota Batu - VFT
11 April 2021 01:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah patung gorila dengan tinggi tujuh meter di salah satu wahana wisata yang ada di Kota Batu, Jawa Timur, roboh akibat gempa magnitudo 6,1 yang melanda wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021).

Marketing and Public Relation Manager Jatim Park Grup Titik S. Ariyanti membenarkan robohnya patung di salah satu wahana wisata di Kota Batu tersebut, karena gempa yang terjadi pada pukul 14.00 WIB.

“Iya benar, patung di Batu Secret Zoo. Sejauh ini baru itu yang terlihat ada kerusakan,” kata Titik, saat dikonfirmasi dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).

BACA JUGA : Malang Diguncang Gempa, Getaran Terasa Sampai Jogja

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian robohnya salah satu patung dekoratif yang berada di Batu Secret Zoo tersebut.

Seluruh pengunjung, dan staf Batu Secret Zoo dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak ada yang terluka.

Patung tersebut, lanjut Titik, merupakan patung dekoratif dan bukan salah satu wahana wisata di Batu Secret Zoo. Patung gorila tersebut biasanya dipergunakan untuk spot foto oleh para pengunjung yang berwisata di lokasi itu.

“Itu patung dekoratif, bukan wahana wisata. Sampai saat ini, tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang terluka,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menyatakan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Malang tersebut dirasakan hingga ke wilayah Kota Batu. Saat ini BPBD Kota Batu tengah melalukan kaji cepat kerusakan akibat gempa tersebut.

Berdasarkan data BPBD Kota Batu, wahana patung gorila yang ada di Batu Secret Zoo mengalami kerusakan bada bagian kepala. Saat ini, telah dilakukan penanganan oleh tim BPBD Kota Batu.

BACA JUGA : Gempa Malang Akibatkan Sejumlah Rumah Warga dan Fasilitas Publik Rusak

Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik dengan magnitudo (M) 6,1 terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Timur. Hasil analisis BMKG tersebut memperbaharui informasi sebelumnya bahwa gempa bermagnitudo (M) 6,7.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan potensi gempa susulan. 

Sumber : Antara