Resmikan Kongres HMI, Jokowi: Kabinet Indonesia Maju Dipenuhi Kader HMI

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, (4/3/2021). - ANTARA
17 Maret 2021 12:27 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Rabu (17/3/2021). Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Kabinet Indonesia Maju dipenuhi banyak kader organisasi tersebut.

“Kabinet Indonesia Maju ini dipenuhi oleh banyak sekali kader-kader HMI,” katanya saat memberi sambutan virtual, Rabu (17/3/2021).

Dia menyebutkan nama sejumlah menteri yang menjabat menteri di Kabinet Indonesia Maju. Beberapa di antaranya Menko Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

BACA JUGA : Pecah, Eksponen HMI Jogja Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kemudian, Suharso Monoarfa Menteri Bappenas, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo hingga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

“Semuanya mungkin ada yang tidak saya sebut. Tapi ini sudah bukan banyak, terlalu banyak,” terangnya.

Sementara itu, Presiden menyebutkan bahwa HMI telah menjadi organisasi yang banyak melahirkan tokoh umat dan pemimpin bangsa dengan berbagai latar belakang keilmuan dan keahlian.

Akan tetapi tantangan di masa mendatang lebih besar. Pasalnya, saat ini zaman telah memasuki era disrupsi dengan perubahan yang sangat cepat. Kader HMI diminta tidak boleh terpaku hanya pada kebesaran masa lalu.

“Kita harus terus mengasah kepekaan adaptif terhadap perubahan dan lincah terhadap perubahan, sigap mengambil keputusan cepat dan cerdas dalam bertindak,” tuturnya.

BACA JUGA : Di Hadapan Kader HMI, Jokowi Tegaskan Pentingnya Nilai

Potensi besar yang dimiliki HMI lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk mewujudkan semangat pembaharuan, perkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman dan menjadi penyokong integrasi bangsa.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia