Perkuat Literasi Keuangan Desa, LPS Gandeng Mahasiswa KKN UGM
LPS membekali 90 mahasiswa UGM untuk mengedukasi literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat desa di Sumatra.
Marzuki (paling kiri), M. Taufik (tengah) eksponen HMI yang menyatakan dukungan terhadap Jokowi-Maruf di sela-sela pertemuan alumni HMI di Jogja, Minggu (24/3/2019). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah eksponen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Jogja menyatakan dukungannya terhadap pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.
Sengitnya perbedaan pendapat dalam Pilpres 2019, membuat eksponen HMI Jogja pecah dukungan, selain ke Jokowi banyak juga yang merapat ke Prabowo. Dari pihak pro Jokowi sendiri beralasan dukungan itu diberikan dengan alasan selama kepemimpinan, Jokowi membawa kemajuan ekonomi Indonesia.
Gerakan dukungan terhadap Jokowi ini digawangi sejumlah mantan aktivis HMI Jogja antara lain Marzuki AR, Muhammad Taufik dan Budi Nuryanto. “Setelah kami meneliti dengan sosok dari Pak Jokowi, bahwa beliau tidak seperti yang dituduhkan. Beliau bukan anti Islam, beliau juga bukan anak PKI, karena itulah alumni HMI Jogja menyatakan dukungan kepada Jokowi untuk kembali memimpin Indonesia di masa mendatang,” kata Marzuki dalam pertemuan para alumni HMI yang digelar di Kota Jogja, Minggu (24/3/2019).
Ia menambahkan, dalam pertemuan itu dihadiri sekitar 50 alumni HMI dari berbagai periode selama aktif di HMI. Gerakan dari Jogja tersebut, kata dia, diharapkan menjadi pendorong ke arah nasional bagi para alumni HMI untuk memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Pertemuan awal ini mensolidkan alumni yang memang pro Jokowi, tanpa mengurangi penghormatan kami bagi teman-teman yang pro Prabowo. Dan ini nanti mendorong tingkat nasional,” ujarnya.
Muhammad Taufik yang juga alumni HMI Cabang Bulaksumur mengakui di kalangan eksponen HMI Jogja sendiri terjadi perbedaan pendapat, antara pihak yang mendukung Jokowi dengan Prabowo. Ia melihat dukungan yang diberikan kepada Prabowo dari kalangan alumni HMI Jogja bukan karena secara tegas disampaikan melalui publik, namun lebih pada berbagai pendapat mereka disampaikan melalui grup medsos seperti Whatsapp alumni HMI.
Di grup tersebut para mantan aktivis HMI banyak yang bersuara dan pro terhadap Prabowo meski tidak sedikit pula yang diam. Perbedaan pendapat seringkali terjadi, namun ia menilai wajar dan sangat menghargai dinamika tersebut. “Bahkan saya yang pro Jokowi ini juga sempat dikeluarkan dari grup Whatsapp. Kami juga belum tahu, teman-teman yang diam ini menyatakan dukungan kemana, kalau yang banyak bersuara memang mereka ke Prabowo,” katanya.
Taufik mengatakan, perkembangan kemajuan ekonomi Indonesia selama kepemimpinan Jokowi menjadi alasan ia secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Jokowi. Kemajuan ekonomi itu, kata dia, diakui kalangan profesional dan pengusaha. Di sisi lain, soal infrastruktur di era Jokowi membawa Indonesi bergerak lebih cepat, meski harus diakui beberapa di antaranya merupakan kelanjutan pembangunan er SBY.
“Tuntutan Asean free trade, Asean plus China mau nggak mau harus dikejar atau keluar dari kesepakatan itu, nah Pak jokowi memiih untuk mengejar, Pak Jokowi sudah on the track mengejar ketertinggalan itu. Soal ada kalangan yang tergopoh-gopoh, terkaget-kaget tidak bisa mengikuti, itu memang konsekuensi dari orang bergerak cepat, sehingga yang lain ketinggalan jauh,” ucapnya.
Marzuki mengatakan, jelang Pilpres yang tersisa waktu tak lebih dari sebulan ini, pihaknya akan melakukan beberapa pertemuan lanjutan untuk mensolidkan dukungan dari beberapa eksponen HMI. “Sekali lagi kami sangat menghormati teman-teman yang mendukung Prabowo,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS membekali 90 mahasiswa UGM untuk mengedukasi literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat desa di Sumatra.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.