144 Wilayah Jadi Prioritas Program Padat Karya 2022

Presiden Joko Widodo (kanan, atas) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan, atas) meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Daerah Irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis sore (8/2/2018). - Biro Pers Setpres
15 Maret 2021 21:57 WIB Andi M. Arief News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memprioritaskan beberapa wilayah untuk melaksanakan program padat karya tunai (PKT) pada 2022. Selain itu, kementerian juga akan fokus menyelesaikan kawasan prioritas tahun depan.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, sebanyak 144 kabupaten/kota dibagi menjadi tiga prioritas, yakni sangat butuh, butuh, dan cukup butuh berdasarkan tingkat kemiskinan dan jumlah kasus Covid-19. Setidaknya ada lima kabupaten/kota dengan prioritas tertinggi, yaitu Brebes, Probolinggo, Palangkaraya, Kutai Kartanegara, dan Buleleng.

"Kami punya data dan analisis, provinsi atau kabupaten/kota mana yang perlu jadi prioritas. Ini mudah-mudahan bisa menjadi satu acuan pada saat melanjutkan program padat karya yang disesuaikan dengan dampak pandemi terkini," kata Kepala BPIW Hadi Sucahyono dalam Konsultasi Regional Kementerian PUPR, Senin (15/2/2021).

Hadi mendata 144 kabupaten/kota tersebut tersebar pada 14 provinsi. Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi yang sangat membutuhkan program PKT karena kemiskinan. Pasalnya, ada 14 kabupaten/kota yang sangat membutuhkan program PKT karena tingkat kemiskinan.

Sementara itu, ada sembilan kabupaten/kota yang sangat membutuhkan program PKT karena pandemi Covid-19. Kesembilan kabupaten/kota tersebut adalah Banjarmasin, Padang, Mataram, Jayapura, Makassar, Pandeglang, Palembang, Surabaya, dan Bandung.

Di sisi lain, Hadi menyatakan bahwa kementerian akan menyelesaikan 128 kawasan prioritas pada 2022. Dengan kata lain, Kementerian PUPR akan membangun 55,65 persen dari total pembangunan kawasan prioritas 2020—2024 sebanyak 230 kawasan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menyatakan baru menyalurkan dana senilai Rp1,39 triliun pada 110.544 orang melalui program PKT. Realisasi tersebut baru mencapai 6 persen dari total anggaran program PKT Kementerian PUPR tahun ini senilai Rp23,24 triliun.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia